Home > METRO BERITA > Duh, Ketua RW di Sarirejo Ini Korupsi Dana PNPM Rp 81 Juta

Duh, Ketua RW di Sarirejo Ini Korupsi Dana PNPM Rp 81 Juta

image
Ketua Rukun Warga (RW) Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Semarang Utara, Mahfud Efendi, saat menghadiri sidang tuntutan. Foto Metro

SEMARANG — Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Semarang, Yahriwati Aeniwati dan Sekar, membacakan tuntutan atas kasus korupsi dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Perdesaan di Kelurahan Sarirejo tahun 2012. Terdakwa yakni Ketua Rukun Warga (RW) di Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Semarang Utara, Mahfud Efendi.

Dalam tuntutannya yang dibacakan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang, Senin (11/8/2014), Jaksa menuntut terdakwa dengan pidana penjara tiga tahun enam bulan. “Menuntut terdakwa dengan hukuman penjara selama tiga tahun enam bulan,” kata Jaksa di hadapan Majelis Hakim yang diketuai Hastopo.

Selain pidana badan, Mahfud juga didenda sebesar Rp 50 juta. Ketentuannya, jika tidak membayar harus mengganti dengan hukuman penjara selama tiga bulan. “Hal meringankan terdakwa adalah menyesali perbuatan dan berusia lanjut,” paparnya.

Kasus ini telah merugikan negara sebesar Rp 84,1 juta. Atas hal ini pidana tambahan berupa pembayaran uang pengganti kerugian negara juga dibebankan kepada terdakwa. “Uang pengganti jika tidak dibayar dalam waktu satu tahun putusan Majelis Hakim dibacakan, harta terdakwa akan disita. Jika tidak memenuhi, terdakwa harus mengganti dengan penjara selama satu tahun sembilan bulan,” tuturnya.

Menurut Jaksa, dakwaan subsidair terbukti dilanggar terdakwa. Yakni pasal 3, terlebih pasal 8 UU No.31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU No.20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU No.31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

“Terbukti korupsi ¬†memperkaya diri dan merugikan keuangan negara,” jelasnya. (MS-12)