Home > METRO BERITA > Duh! Profesor Digendam, Rp 93 Juta Melayang

Duh! Profesor Digendam, Rp 93 Juta Melayang

ilustrasi
ilustrasi

SEMARANG – Sebuah aksi kejahatan memang tidak pernah mengenal siapa korbannya. Seseorang bergelar Profesor pun tidak luput menjadi sasaran aksi penipuan. Nasib naas tersebut dialami Prof Er, wanita 61 tahun warga Semarang Barat.

Senang mendapat kabar akan direkrut dalam rekernas DIKTI, ia justru harus mengalami kerugian hingga Rp 93 juta, akibat ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.

Awalnya pada Minggu (12/10) pagi, korban mendapat telepon dari seorang pria yang mengaku Prof. Hertanto, Pembantu Rektor I Undip Semarang. Kemudian, dalam telepon, pria tersebut meminta korban untuk menghubungi Prof. Purwanto, dari Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (Dikti) Indonesia, karena ada informasi mengenai perekrutan Rakernas.

“Saya pun menghubungi nomor yang diberikannya. Di telepon, orang yang mengaku bernama Purwanto dari Dikti itu menyuruh saya ke ATM, karena mau ditransfer uang untuk keperluan Rakernas yang waktunya sudah mepet,” tutur Prof Er saat mengadu ke SPKT Polrestabes Semarang kemarin.

Karena percaya, lanjut dia, sekitar pukul 12.30 WIB korban pun menuju ATM di Alfamart Jalan Abdulrahman Saleh Semarang. Sesampainya di ATM ia kembali menelepon pelaku. “Saat itu saya tidak ngeh apa yang terjadi. Dia terus ngomong soal Rakernas,” imbuhnya.

Sesaat kemudian, usai menutup telpon dari pelaku, korban yang mulai tersadar mengecek saldo di rekening miliknya melalui ATM. Lalu, betapa kagetnya ia melihat uang senilai Rp 93 juta di dalam rekening amblas tak bersisa.

Setelah itu, dengan keadaan panik ia pun mendatangi pihak Kepolisian guna melaporkan kejadian yang dialaminya. Dia masih belum percaya uang yang selama ini dikumpulkannya harus lenyap dengan sangat mudah. “Saya berharap orang yang tidak bertanggung jawab itu bisa segera tertangkap dan mengembalikan uang saya,” tandasnya. (yas)