Home > Berita Pilihan > Empat Warga Kendal Tewas Tenggak Oplosan

Empat Warga Kendal Tewas Tenggak Oplosan

METROSEMARANG.COM – Empat warga Kaliwungu Kendal tewas usai menenggak minuman keras (miras) oplosan. Korban bertumbangan sejak Senin (7/8) hingga Selasa (8/8) siang. Empat lainnya harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Foto: metrojateng.com

Keempat orang tewas yakni Andi Bagus Prasetyo (37), Sandi Permadi (23) keduanya warga Perumahan Cindelaras Kaliwungu, Oky pratama (25) warga Nolokerto Kaliwungu dan Pangkat Tamtomo Supriyanto (50) warga Plantaran Kaliwungu Selatan Kendal.

Dua orang tewas setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Soewondo Kendal, seorang lagi meninggal di Rumah Sakit Darul Istiqomah dan satu lagi di rumahnya yang juga tempat menggelar pesta miras oplosan.

Menurut teman korban, pesta miras digelar di rumah Pangkat Tamtomo di Plantaran, Sabtu (5/8) hingga Minggu (6/8). Setidaknya ada belasan orang yang ikut menenggak miras oplosan ini dan bergantian pulang setelah mengeluh pusing. Edward Jose Rizal salah satu teman korban mengatakan, ia diajak korban Andi Bagus ikut pesta miras.

“Saya datang Sabtu malam sudah ada beberapa orang yang mabuk dan bergantian. Saya ikut patungan beli miras tetapi tidak tahu oplosannya apa saja. Yang jelas ada rasa minuman berenergi. Sampai sekarang merasakan dada sesak dan mata berkunang,” ujarnya.

Teman korban lainnya mengatakan, sempat minum lima gelas dan mengeluh pusing. “Saya ke lokasi sudah banyak orang ada belasan, terus saya pulang minggu dinihari,” kata Agus.

Sedangkan menurut Yudi adik Pangkat Tamtomo, pesta miras diadakan sejak Sabtu malam berlanjut sampai Minggu siang. Ada sekitar delapan orang tetapi bergantian yang datang.

Kasat Reskrim Polres Kendal , AKP Aris Munandar mengatakan korban tewas akibat minuman keras oplosan sementara ada empat orang. “Tiga meninggal di rumah sakit dan satu orang di rumah rata-rata korban mengeluh dada sakit dan panas,” jelasnya.

Polisi masih memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui penyebab empat orang tersebut tewas. Polisi kesulitan mencari sisa minuman keras oplosan yang diminum korban karena sudah habis. Pihak keluarga juga menolak autopsi dan memakamkan keempatnya di pemakaman umum desa setempat. (metrojateng.com/MJ-01)

Tinggalkan Balasan

Yuk, Berbagi Informasi

Bagikan Artikel Ini. Klik ikon di bawah.
close-link