Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Fagundez Siap Tebus Kegagalan di Wamena

Fagundez Siap Tebus Kegagalan di Wamena

 

Ronald Fagundez dan Julio Alcorse diuntungkan dengan kondisi cuaca Wamena. Duo latino ini bakal menjadi tumpuan PSIS untuk menuai angka di Papua. Foto Metrosemarang/MS-01
Ronald Fagundez dan Julio Alcorse diuntungkan dengan kondisi cuaca Wamena. Duo latino ini bakal menjadi tumpuan PSIS untuk menuai angka di Papua. Foto Metrosemarang/MS-01

SEMARANG – Pasukan Mahesa Jenar tengah bersiap melakoni laga berat di markas Persiwa Wamena, Rabu (8/10) besok. Ronald Fagundez menilai laga di Stadion Pendidikan itu bisa jadi penentu langkah PSIS di babak 8 besar. Gelandang Uruguay ini siap menebus kegagalan melawan PSS Sleman dengan raihan poin di Wamena.

Hasil imbang 2-2 saat menjamu PSS di Jatidiri, Sabtu (4/10), membuat target sapu bersih pertandingan kandang gagal tercapai. Kini, armada Eko Riyadi harus fokus menuai angka dalam  lima laga selanjutnya. Sasaran terdekat adalah Persiwa Wamena.

Fagundez pun optimistis tim kebanggaan wong Semarang ini bisa mendulang angka dalam lawatan ke Wamena. “Persiwa tim yang bagus dan punya kekuatan merata. Tapi, dengan pemain-pemain yang kita punya, saya percaya PSIS bisa ambil angka di sana,” kata dia.

Fagundez menyebut, dia dan rekan-rekannya sudah melupakan pertandingan melawan PSS. Meski mengaku masih kecewa, namun dia siap membayar kegagalan di Semarang dengan hasil maksimal di kandang Persiwa. “Itulah sepakbola, kadang kita main bagus tapi hasilnya mengecewakan. Sekarang kita sudah fokus untuk berusaha mendapat angka di Wamena,” tutur gelandang 34 tahun itu.

Pemain yang identik dengan nomor 28 ini juga tak mempermasalahkan kondisi cuaca di Wamena yang berada di dataran tinggi. Menurutnya, dengan suhu udara yang lumayan dingin, justru menguntungkan bagi pemain-pemain Amerika Latin seperti dirinya.

“Cuaca di Wamena hampir sama dengan Uruguay atau Argentina. Jadi, buat saya dan Julio (Alcorse) malah lebih menguntungkan. Untuk ambil poin dari Persiwa, memang butuh kerja keras semua pemain, fokus sepanjang pertandingan dan tentunya doa dari suporter Semarang,” cetusnya. (*)