Home > METRO BERITA > Fasilitas Umum di Semarang Belum Ramah Difabel

Fasilitas Umum di Semarang Belum Ramah Difabel

METROSEMARANG.COM – Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Kota Semarang mengharapkan pemerintah kota setempat bisa memenuhi fasilitas untuk kaum difabel. Beberapa fasilitas seperti akses di jalan raya dan fasilitas umum lainnya dinilai masih belum lengkap dan belum ramah difabel.

Fasilitas untuk pengguna kursi roda di Balai Kota Semarang. Sejumlah fasilitas umum di Semarang dinilai belum ramah untuk kaum difabel. Foto: metrosemarang.com/dok

Ketua HWDI Kota Semarang Laili Nurillahi mengatakan, pihaknya mengapresiasi keberpihakan Pemerintah Kota Semarang terhadap kaum difabel. Diakui selama ini Pemkot telah memberikan perhatian yang cukup besar terhadap keberadaan kaum difabel dan pemberdayaannya.

”Keluhan bisa kami WA (WhatsApp) langsung ke wali kota dan langsung mendapat respon yang baik. Kami disupport fasilitas gedung dalam melakukan kegiatan dan bahkan juga bantuan pendanaan,” kata Laili Nurillahi, Selasa (30/5).

Namun dia mengatakan, beberapa fasilitas umum di Kota Semarang masih belum secara sempurna bisa diakses dan ramah bagi difabel. Seperti fasilitas bagi akses difabel di jalan raya dan tempat-tempat umum lainnya. Ia mengaharapkan fasilitas itu bisa dipenuhi oleh Pemkot secara bertahap.

”Kalau menuntut sempurna, kami akui jelas tidak bisa semudah seperti membalikkan tangan, tentu ada prosesnya, ada tahapannya. Namun kami harapkan seperti di RSUD KRMT Wongsonegoro yang ramah bagi kaum difabel,” terangnya.

Pihaknya juga mendorong agar pembahasan rancangan peraturan daerah (raperda) tentang disabilitas di Kota Semarang segera diselesaikan. Apalagi pihaknya sudah memberikan masukan poin-poin krusial yang harus masuk dalam perda yakni ekonomi, pemberdayaan, serta akses dan fasum bagi difabel.

”Kami menitik beratkan jangan mengasihani kaum difabel, tapi kami harus diberdayakan yang juga menjadi hak kami seperti warga lainnya,” tegasnya. (duh)