Home > METRO BERITA > Fatayat NU Diminta jadi Poros Perlindungan Perempuan

Fatayat NU Diminta jadi Poros Perlindungan Perempuan

METROSEMARANG.COM – Ketua PP Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Anggia Ermarini meminta kepada anggotanya agar berperan aktif menjadi gerakan yang mampu melindungi perempuan dan anak di Indonesia. Dengan begitu, lembaganya bisa menjadi poros perlindungan perempuan dan anak di Asia bahkan dunia.

Konferensi Wilayah Fatayat NU Jateng, Sabtu (5/11). Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Konferensi Wilayah Fatayat NU Jateng, Sabtu (5/11). Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Anggia menilai Indonesia di mata dunia belum mampu berperan aktif dalam memberikan perlindungan bagi perempuan.

Padahal, menurutnya selama ini masih ada banyak kasus-kasus kekerasan penelantaran anak, pelecehan seksual pada perempuan dan kasus lain yang belum ditangani dengan baik oleh pemerintah.

“Makanya inilah kesempatan kita untuk melakukan gebrakan di bidang tersebut,” ungkap Anggia saat menghadiri konferensi wilayah Fatayat NU Jawa Tengah di Wisma Perdamaian (Wisper) Jalan Imam Bonjol Semarang, Sabtu (5/11).

Sementara itu, Izza Naturahmah Ketua Fatayat NU Jawa Tengah dalam Konferensi Wilayah ke-XIII di Semarang mengatakan, dengan bingkai Islam wa sunnah wa jamaah, dirinya menginginkan Fatayat bersinergi dengan lembaga-lembaga swasta lainnya untuk mencanangkan program bagi kemajuan gerakan perempuan.

Hari ini konferensi wilayah Fatayat NU sedang berlangsung. Beberapa nama calon ketua Fatayat Jateng periode 2016-20121 sedang digodok untuk bertarung memperebutkan pucuk pimpinan ormas sayap NU itu. Meski demikian, panitia acara konferensi masih merahasiakan nama-nama calon yang akan bersaing ketat pada hari ini.

Acara konferensi wilayah Fatayat NU dihadiri Gubernur Ganjar Pranowo dan sejumlah tokoh Nahdliyin setempat seperti Ketua PWNU Jateng, Abu Hafsin. (far)