Home > METRO BERITA > Film Animasi Komodo Antarkan Siswa SMK 4 Semarang ke LKS Tingkat Jateng

Film Animasi Komodo Antarkan Siswa SMK 4 Semarang ke LKS Tingkat Jateng

METROSEMARANG.COM – Rivki Sujatmika menjadi yang terbaik dalam Lomba Keterampilan Siswa (LKS) cabang animasi se-Kota Semarang. Film animasi yang menampilkan karakter komodo tersebut membuat siswa kelas XII SMK Negeri 4 Semarang itu berhak mewakili Kota Lumpia di tingkat Jawa Tengah.

Rivki bakal mewakili Kota Semarang pada LKS Jateng cabang animasi. Foto: metrosemarang.com/istimewa
Rivki bakal mewakili Kota Semarang pada LKS Jateng cabang animasi. Foto: metrosemarang.com/istimewa

Rivki berhasil menyisihkan pesaingnya dalam lomba yang berlangsung di SMK 4 Semarang, Jalan Pandanaran II No 7 Mugassari, Sabtu-Minggu (6-7/8). Sebanyak 10 sekolah menengah kejuruan mengirimkan delegasinya pada lomba kali ini.

Rivki berhasil meraih nilai 161 dari 12 prinsip animasi yang dijadikan kriteria penilaian. Ia membuat animasi bertema pencak silat dengan karakter utama seekor komodo. Binatang khas Kepulauan Nusa Tenggara itu memainkan jurus-jurus silat khas betawi.

Sementara posisi kedua dan ketiga diraih wakil SMK 8 dengan nilai 137, dan SMK Fransiskus dengan nilai 135. Raihan Rivki ini mengantarkannya untuk berlaga di Solo, pada September mendatang.

Rivki membutuhkan waktu 14 jam yang dibagi selama dua hari untuk membuat sebuah film animasi. Pelajar kelahiran Demak, 6 Mei 1998 ini mengaku senang dan bangga bisa mewakili Semarang di tingkat Jawa Tengah. “Senang, semoga nanti bisa lolos sampai nasional,” ungkap Rivki saat ditemui metrosemarang.com, di kantor Kepala Sekolah SMK 4 Semarang, Rabu (9/8) pagi.

Kepala SMK Negeri 4 Semarang, Felik Yuniarto sangat mengapresiai prestasi yang ditorehkan siswanya. Menurut dia, selama ini sekolahnya memang selalu menjadi langganan untuk mewakili Semarang dalam LKS cabang animasi.”Kami selalu mewakili Semarang, bahkan tahun 2015 lalu kami meraih juara 3 tingkat nasional,” ungkapnya.

Selain itu, keberhasilan Rivki juga tidak lepas dari peran ketua jurusan dan pembimbing yang disiplin mendidiknya. Rofikin, ketua jurusan animasi, menuturkan bahwa sebenarnya Rivki termasuk anak yang kurang disiplin. “Dia sering terlambat, tapi kami didik agar jujur dan disiplin. Kerja kerasnya akhirnya membuahkan hasil,” tutur Rofikin. (vit)