Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Fokus Persija, Bhayangkara U-21 Ogah Pikirkan Semen Padang

Fokus Persija, Bhayangkara U-21 Ogah Pikirkan Semen Padang

METROSEMARANG.COM – Bhyangkara FC belum memikirkan Semen Padang yang akan menjadi lawan terakhir sekaligus pesaing di fase penyisihan grup Indonesia Soccer Championship (ISC) U-21. Skuat Nova Arianto diminta hanya fokus pada laga terdekat meladeni Persija Jakarta U-21, Minggu (23/10) mendatang.

Bhayangkara FC U-21 Foto: metrosemarang.com/istimewa
Bhayangkara FC U-21
Foto: metrosemarang.com/istimewa

Persaingan memerebutkan tiket 8 besar dari Grup 1 yang dihuni Bhayangkara U-21 masih sangat ketat. Hingga memasuki dua laga pamungkas masih ada empat tim yang berpeluang lolos ke fase berikutnya.

PS TNI dan Semen Padang yang berada di posisi dua teratas dengan poin 14 dan 11 masih memungkinkan terdepak dari persaingan jika tergelincir di laga terakhir. Keduanya sama-sama hanya menyisakan satu pertandingan lagi.

PS TNI bakal melakoni laga terakhir kontra Persib pada 22 Oktober besok di kandang lawan. Skuat The Young Army hanya butuh satu poin untuk mengunci tiket 8 besar. Sedangkan Semen Padang menyisakan satu pertandingan di markas Bhayangkara pada 6 November mendatang.

Namun, posisi PS TNI dan Semen Padang rawan tergusur Bhayangkara dan Persib yang berada di bawahnya dengan torehan 10 dan 5 poin. Persib masih memiliki tiga pertandingan, melawan PS TNI dan dua kali lawan Persija. Poin skuat berjuluk Maung Ngora akan menjadi 14 jika mampu menyapu bersih tiga laga sisa.

Asisten Pelatih Bhayangkara U-21, Agus Sugeng Riyanto mengingatkan agar TM Ichsan dkk tak kehilangan fokus saat memasuki dua laga ‘final’. Dia juga menegaskan jika timnya tetap melakukan pendekatan yang sama untuk meladeni Persija sekalipun lawan merupakan satu-satunya tim di Grup 1 yang sudah tak berpeluang lolos.

“Setiap pertandingan kami anggap final dan lawan Persija tetap penting bagi tim ini. Sekalipun masih ada pertandingan yang cukup berat lawan Semen Padang, kami tak ingin pemain kehilangan fokus untuk Persija,” ujarnya saat jumpa pers di Gedung Ditlantas Polda Jateng, Jumat (21/10).

Agus yang juga pernah bekerjasama dengan Persija optimistis timnya bisa mengamankan laga kandang ketiga ini. Hasil analisis head to head pemain, menurutnya Bhayangkara masih di atas Macan Kemayoran.

“Lolos tidaknya Bhayangkara ditentukan oleh kami sendiri. Sekarang yang dibutuhkan tim adalah determinasi dan mentalitas bertarung di lapangan,” tandasnya.

Bhayangkara U-21 juga baru saja menambah amunisi jelang detik terakhir pendaftaran pemain. Tim milik Polri mendatangkan jebolan Akademi ASIOP Apacinti, Muhammad Rafif Putra Adi yang bisa berperan di tiga posisi berbeda.

Menurut Agus, pemain 17 tahun ini bakal menjadi rekrutan berharga buat timnya. “Dia bisa bermain sebagai gelandang bertahan maupun serang dan wingback. Mudah-mudahan Rafif bisa didaftarkan tepat waktu,” pungkasnya. (twy)