Home > METRO BERITA > Frustrasi Upahnya Tak Dibayar, Buruh Nyonya Meneer Wadul Ganjar

Frustrasi Upahnya Tak Dibayar, Buruh Nyonya Meneer Wadul Ganjar

METROSEMARANG.COM – Sejumlah buruh jamu siang ini (20/6) kembali turun ke jalan untuk mendesak Pemprov Jateng mengatasi masalah upah yang tak kunjung dibayarkan di PT Nyonya Meneer. Kali ini, mereka mendatangi kantor Gubernur Jawa Tengah untuk meminta Gubernur Ganjar Pranowo turun tangan menuntaskan kasus tersebut.

Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

“Kita minta Pak Ganjar membantu mengatasi tunggakan upah yang tidak dibayarkan oleh direksi Nyonya Meneer,” tegas Sri¬†Rahayu seorang buruh jamu kepada¬†metrosemarang.com.

Ia siang ini sengaja menyambangi kantor Gubernur Jateng bersama puluhan rekan-rekannya untuk menggelar aksi damai dengan salat berjamaah di lorong gedung.

Ia bilang perlakuan petinggi Nyonya Meneer kini memang kelewatan, lantaran hingga lima bulab terakhir tak diberikan upah sama sekali. Padahal, ia sendiri terbukti loyal bekerja di pabrik jamu tertua di Jawa Tengah itu selama 26 tahun.

“Sudah bekerja lama sekali kenapa mereka memperlakukan saya seperti ini. Mentang-mentang saya cuma buruh serabutan,” kata Rahayu.

Buruh lainnya juga mengungkapkan hal serupa. Handayani, buruh berusia 54 tahun mengaku selama ini bekerja serabutan sebagai tenaga pemilah rempah-rempah di pabrik Nyonya Meneer.

“Tapi sejak Januari sampai sekarang upah saya tidak dibayar. Ini seperti memeras keringat rakyat kecil,” ujarnya dan ia menjelaskan bila upahnya setiap bulan seharusnya dibayar Rp 500 ribu. Begitu juga dengan rekan-rekannya.

Saat ini terpantau buruh-buruh Nyonya Meneer masih menggelar aksi damai. Sementara pada bagian lain tak ada satupun pejabat Pemprov Jateng yang menaruh simpati terhadap mereka. Sedangkan Gubernur Ganjar Pranowo yang ditunggu-tunggu pun tak kunjung datang. (far)