Home > Berita Pilihan > Gadis Belia di Kendal Ini Diancam Dibunuh Jika Tak Mau Layani Nafsu Bapaknya

Gadis Belia di Kendal Ini Diancam Dibunuh Jika Tak Mau Layani Nafsu Bapaknya

METROSEMARANG.COM – Bunjari alias Momon (37) dibekuk Sat Reskrim Polres Kendal atas dugaan pencabulan terhadap anak kandungnya. Buruh tani warga Kaliwungu Selatan, Kendal ini tega mencabuli anak gadisnya yang masih remaja sebanyak delapan kali.

Foto: metrojateng.com
Foto: metrojateng.com

Perbuatan tak senonoh tersebut dilakukan Momon di rumahnya. Dia selalu mengancam akan membunuh korban yang masih berusia 16 tahun itu jika berani melapor kepada ibunya.

Pelaku mengaku awalnya kesal dengan anaknya, yang tidak pulang usai sekolah. “Saat anak saya pulang diketahui ada bercak merah di seragamnya. Saya curiga dan memeriksa kemaluan anak saya,” katanya saat diperiksa di Mapolres Kendal Selasa (11/10) siang.

Namun hal ini justru memicu pelaku untuk mencabuli anak kandungnya sendiri dan mengulanginya beberapa kali di dalam rumahnya saat kondisi sepi. Pelaku mengaku memperkosa anaknya saat istrinya bekerja di sawah dan rumah sepi.

“Biasanya saya lakukan saat anak saya pulang sekolah dan rumah dalam kondisi sepi. Istri saya bekerja buruh tani juga jadi kalau siang tidak ada di rumah,” imbuhnya.

Kapolres Kendal AKBP Maulana Hamdan mengatakan, modus pelaku dengan mengancam korbannya yang merupakan anak kandungnya akan dibunuh jika menceritakan kejadian ini ke ibunya. “Pelaku delapan kali melakukan aksi bejatnya dan sempat menjadi buronan polisi hampir setahun,” jelas kapolres.

Pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Kendal serta bakal dijerat dengan undang-undang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (metrojateng.com/MJ-01)