Home > METRO BERITA > Gadis Periang Itu Telah Pergi untuk Selamanya

Gadis Periang Itu Telah Pergi untuk Selamanya

METROSEMARANG.COM – Kepergian Aura Safia Nugraha menyisakan duka mendalam bagi orang-orang terdekatnya. Keceriaan gadis kecil berusia 7 tahun itu masih terekam jelas dalam ingatan guru-gurunya di SDN 03 Candi Semarang.

Yuni menunjukkan Foto Aura. Foto: metrosemarang.com/yulikha elvitri
Yuni menunjukkan Foto Aura. Foto: metrosemarang.com/yulikha elvitri

Aura meninggal setelah dicekoki cairan pembasmi serangga oleh ayah kandungnya, David Nugraha, Selasa (8/11) kemarin. Sedangkan ayah dan adiknya, Junior (3) masih bisa diselamatkan meski harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Sri Wahyuni, wali kelas I SDN Candi 03 mengungkapkan rasa kehilangan yang mendalam atas meninggalnya muridnya
“Saya tidak menyangka, karena hari Senin Aura masih masuk dan ketemu saya,” bener Yuni, saat ditemui metrosemarang.com di ruang guru, Rabu (9/11).

Aura dalam ingatan Yuni adalah gadis yang aktif dan mudah bergaul. Bahkan gadis berambut panjang itu kerap bercerita tentang kesehariannya di rumah.

“Dia dekat dengan saya, bahkan kalau habis diajak jalan-jalan sama mamanya dia selalu antusias cerita ke saya,” ungkap Yuni sambil sesekali menyeka air matanya.

Sampai saat ini Yuni mengaku belum percaya bahwa Aura sudah meninggal. Tawa dan suara Aura masih jelas sekali.di ingatannya.

Ia berharap Aura adalah yang terakhir, jangan sampai ada Aura yang lain. “Ini adalah pelajaran berharga buat kita guru dan orangtua, semoga tidak akan ada kejadian serupa,” pungkas Yuni.

Peristiwa yang dialami Aura membuat gempar warga Jomblang Perbalan, RT 7 RW 2 Kelurahan Candi, Kecamatan Candisari. Kasus ini diduga juga menyeret seseorang yang disebut sebagai bandar narkoba, seperti tertuang dalam surat yang ditulis oleh David.

Dalam surat itu David menuangkan kegelisahannya hingga nekat mengajak kedua anaknya ikut bunuh diri. Dia merasa frustrasi karena istrinya, Dian Kumaladewi tega meninggalkan keluarga demi mendapatkan sabu.

Namun, sampai saat ini polisi masih mendalami isi surat yang ditulis David. Pihak berwajib juga masih menunggu bapak dua anak itu pulih untuk melakukan pemeriksaan. (vit)