Home > METRO BERITA > Gagal Buka Kedai Kopi, Cah Brebes Tombok Rp 21 Juta

Gagal Buka Kedai Kopi, Cah Brebes Tombok Rp 21 Juta

image
Korban penipuan saag melapor ke polisi. Foto Metrosemarang/Ilyas Aditya

SEMARANG – Niat Akhtiar Rakhman Ibrahim (22) untuk membuka usaha kedai kopi harus kandas di tengah jalan. Mahasiswa asal Brebes ini terpaksa gigit jari setelah digathaki rekan bisnis yang baru dia kenal.

Derita Akhtiar bermula dari perkenalannya dengan seseorang bernama Didik, pertengahan Agustus silam. Saat itu dia memang berencana berbisnis dengan membuka kedai kopi.

“Saya kenal dia (pelaku) dari teman kampus. Dia orangnya pintar bicara, entah kenapa baru pertama ketemu saya bisa langsung percaya, ” tutur Rakhman saat mengadu ke SPKT Polrestabes Semarang.

Akhtiar pun tak sungkan saat rekan barunya itu menawarkan kerjasama dengan pembagian modal 50:50. Bahkan, Didik juga yang akan mengurus segala perizinan dan persyaratan lainnya. “Karena saat itu percaya, saya pun mengirim uang ke dia. Saya transfer beberapa kali, jumlahnya hampir Rp 21 Juta,” imbuhnya.

Tapi, setelah sebulan sejak uang dikirim, pelaku tak pernah lagi memberi kabar perkembangan rencana bisnis tersebut. Saat dihubungi, nomornya tidak aktif. Sadar telah menjadi korban penipuan, Akhtiar pun melaporkan kasus tersebut ke polisi. (yas)