Home > METRO BERITA > Nyolong Motor di Jatidiri, Dua Pemuda Diringkus

Nyolong Motor di Jatidiri, Dua Pemuda Diringkus

Kedua pelaku curanmor di GOR Jatidiri, Semarang (foto: yas/Metro)
Kedua pelaku curanmor di GOR Jatidiri, Semarang (foto: yas/Metro)

SEMARANG – Gagal memanfaatkan keasyikan suporter dalam menjalankan aksinya, dua komplotan curanmor berhasil diringkus Polisi. Tersangka yakni Didik Sulistyawan (27), warga jalan Jagalan Banteng 110 RT 5 RW 4 Semarang Tengah dan Nartono (31), warga Jalan Kinibalu Timur  5  RT 2 RW 3 Tembalang Semarang, tertangkap saat hendak melarikan sepeda motor yang dicurinya, pada Sabtu (4/10) lalu.

Saat itu, awalnya korban Eko Purwanto (25), warga Wonokerto RT 1 RW 3 Karang Tengah, Semarang Timur, sedang menyaksikan pertandingan sepakbola antara tim kesayangan kota Semarang, PSIS, melawan tim sepak bola PSS Sleman di Stadion GOR  Jatidiri Semarang. Korban menonton di atas pagar sebelah papan skor bersama salah seorang temannya.

Kemudian, sekitar pukul 17.15 WIB di keseruan pertandingan yang tengah berlangsung, tidak sengaja teman korban memandang sisi luar stadion, tepatnya di parkiran belakang papan skor, lantas melihat motor miliknya sedang dituntun oleh dua orang yang tidak dikenal. Sontak hal tersebut membuat temannya kaget dan memberitahukan kepada korban. “Korban berusaha untuk mengecek kebenaran informasi tersebut dengan cara langsung menuju tempat parkir, sesampainya di tempat parkir saksi melihat dua orang pria sedang mengendarai sepeda motor miliknya, kemudian korban berusaha mengejar kedua pria tersebut dengan dibantu oleh petugas kepolisian yang sedang berjaga, sebagaimana dikutip dari kronologi kejadian yang dirilis Polrestabes Semarang, Selasa (14/10).

Lalu, setelah dilakukan pengejaran, akhirnya kedua pelaku yang ketakutan berhasil ditangkap oleh petugas. Saat penangkapan, para pelaku sempat akan dihakimi oleh massa yang berada di lokasi kejadian, sebelum kemudian diamankan pihak kepolisian.

Sementara, Kapolrestabes Kota Semarang, Kombes Polisi Djihartono mengatakan, aksi yang dilakukan kedua pelaku tergolong sangat nekad, mengingat saat itu kondisi di luar stadion dipenuhi suporter bola. “Beruntung mereka cepat diamankan jajaran kami, kalau tidak mungkin mereka sudah babak belur dihakimi masa,” tuturnya.

Barang bukti berupa satu unit motor Yamaha Vega  bernopol  H 6304 ZF berhasil diamankan dari tangan kedua pelaku. Karena aksi nekat yang dilakukannya, kedua pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal 7 tahun penjara. (Yas)