Home > METRO BERITA > GADGET & TEKNO > Galaxy Note 7 Versi Anyar akan Dibekali Indikator Baterai Warna Hijau

Galaxy Note 7 Versi Anyar akan Dibekali Indikator Baterai Warna Hijau

METROSEMARANG.COM – Kebijakan penarikan kembali (recall) dan penghentian penjualan yang dilakukan Samsung terhadap Galaxy Note 7 rupa-rupanya belum sepenuhnya dihiraukan oleh para pengguna. Kini, Samsung mencoba cara lain dengan melakukan pembaruan perangkat lunak pada Galaxy Note 7 untuk membatasi pengisian baterai.

Samsung Galaxy Note 7
Samsung Galaxy Note 7

Menurut ZDNet, Samsung telah mengirim 2,5 juta unit Galaxy Note 7 ke seluruh dunia, namun hanya 400.000 yang benar-benar sampai ke pengguna. Pada 19 September, seluruh phablet yang sudah ditarik akan dikembalikan lagi kepada  pelanggan dengan beberapa pembaruan.

Samsung akan membuat perubahan kecil pada ikon indikator baterai Galaxy Note 7—yang bisa Anda temukan di sudut kanan atas telepon. Jika model lama menggunakan warna putih, pada model terbaru akan memiliki indikator baterai berwarna hijau, sehingga pengguna akan mengetahui jika baterai dalam kondisi aman atau tidak bermasalah.

Demi alasan keamanan, Samsung pun bakal mencoba cara lain untuk meminimalisir musibah baterai meledak agar tidak makin merugikan banyak pihak. Samsung akan merilis update software khusus untuk Galaxy Note 7. Pembaruan software ini akan mengubah perilaku baterai pada smartphone ini.

Samsung akan merilis update software secara online untuk bisa di-install secara OTA. Jika sudah terinstal software ini, Galaxy Note 7 tidak akan bisa mengisi baterai smartphone-nya hingga penuh, tapi dibatasi hingga 60 persen saja.

Dengan demikian, pengguna hanya bisa mengisi kapasitas baterai sampai 2.100 mAh dari kapasitas baterai Note 7 yang sebenarnya adalah 3.500 mAh. Hal ini untuk mencegah overheat yang memicu terjadinya ledakan. Konsekuensinya pengguna harus makin sering merecharge phablet mereka. (twy)