Home > METRO BERITA > METRO KAMPUS > Game Bikinan Mahasiswa Unika Ini Ajak Anak-anak Peduli Kesehatan Gigi

Game Bikinan Mahasiswa Unika Ini Ajak Anak-anak Peduli Kesehatan Gigi

METROSEMARANG.COM – Berawal dari keperihatinan akan kesadaran kesehatan gigi dan mulut pada anak-anak, Desy Nur Fitriana tergugah untuk membuat game edukatif tentang gigi. Game ini diberi nama The World of Gigi.

Desy, yang pernah menjadi dokter kecil itu, merasa game yang ada sekarang hanya sebatas tutorialnya sikat gigi. Sedangkan kebutuhan masyarakat khususnya anak-anak lebih dari sebatas tutorialnya. “Anak-anak kan suka game petualang daripada yang biasa-biasa aja, makanya saya bikin game adventure tapi juga edukasi,” kata Desy, Senin (22/8) pagi.

Desy menunjukkan game The World of Gigi
Desy menunjukkan game The World of Gigi

Menurutnya dengan game adventure yang menarik, anak-anak juga akan belajar dari pesan-pesan yang dimunculkan di dalamnya. Hal ini karena Desy menyisipkan pesan pop-up tentang informasi jenis kuman di setiap tahapan gamenya.

Untuk merampungkan game ini, dia harus melakukan riset dan wawancara dengan dokter gigi. Riset ini untuk mengetahui jenis kuman dan bakteri yang ada di gigi. Selain itu agar karakter dalam gamenya lebih nyata. “Saya wawancara dokter Teguh dari klinik Tumbuh Kembang Pratama,” imbuh Desy.

Gadis 22 tahun ini juga mendesain gamenya dengan latar atau background persis seperti di dalam rongga mulut. Karakter utama gamenya tentu saja ada gigi yang akan melawan kuman. “Bentuk musuh saya usahakan mirip dengan kuman aslinya,” ujar Desy.

Dia juga melakukan test game kepada anak-anak di bawah 13 tahun, untuk melihat seberapa besar dampak dari game the world of gigi ini. Hasil yang didapat dari 40 responden yang terdiri anak-anak usia 4-12 tahun cukup bagus. Bahwa anak-anak akan lebih menjaga kesehatan gigi dan mulut, serta rutin menyikat gigi sebelum tidur.

Berkat game ini, Desy pun lulus dari Universitas Katholik (Unika) Soegijapranata. Peraih beasiswa unggulan Kemendikbud itu berharap gamenya benar-benar akan bermanfaat bagi masyarakat. Kelak, dia mengaku ingin mendirikan sebuah game house sendiri bersama teman-temannya. (vit)