Home > METRO BERITA > Ganja 10 Kg Diselundupkan ke Semarang bersama Bubuk Kopi

Ganja 10 Kg Diselundupkan ke Semarang bersama Bubuk Kopi

METROSEMARANG.COM – Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng gagalkan peredaran ganja yang diselundupkan melalui kemasan kopi. Pengiriman ganja tersebut diduga melibatkan narapidana penghuni Lapas Porong Sidoarjo.

Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

Berawal dari informasi bahwa akan ada pengiriman ganja menuju Semarang melalui jasa pos seberat 20 kilogram pada Kamis (5/10) lalu, petugas BNN Jateng langsung bergerak melakukan penyelidikan.

“Kami kemudian berkoordinasi dengan Kepala Kantor Pos Imam Barjo Semarang untuk mengantisipasi kiriman paket tersebut,” ujar Kepala BNNP Jateng, Tri Agus Heru Prasetyo, Kamis (12/10).

Paket yang dikirim melalui Pos Lhokseumawe, Aceh atas nama pengirim yakni Irwandi tersebut sampai di Kantor Pos Semarang pada Jumat (6/10). Selanjutnya tim BNN Jateng kembali melakukan koordinasi dengan petugas Pos dan disepakati akan dikirim ke alamat tujuan pada keesokan harinya.

Alamat tersebut berada di Jalan Mayjen Sutoyo No.83, Karang Kidul, Semarang Tengah dengan nama tujuan Rosdiana Ikawati. Ternyata alamat tersebut mengarah ke sebuah salon kecantikan dan tidak didapati orang bernama Rosdiana Ikawati.

“Kemudian pada hari Senin (9/10) pagi waktu itu sekitar pukul 08.00 tim kami melihat dua orang dengan menggunakan taksi mengambil paket tersebut di Kantor Pos yang dimaksud, lalu petugas melakukan penangkapan,” beber Tri Agus.

Kedua orang tersebut yakni Mohamad Saddam Husen warga Bukaan RT 22 RW 5, Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kediri, dan Suriyanto warga Morotanjek, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Tak hanya itu, petugas juga membuka paket yang berisi 20 bungkus kemasan kopi bubuk 1 kilogram dan di dalamnya terdapat ganja kering. Total ditemukan ganja seberat 10,6 kilogram.

“Dari pengakuan tersangka, ganja tersebut rencananya akan dikirim ke Bali. Selain itu, mereka juga mengaku disuruh mengambil paket tersebut oleh salah seorang penghuni Lapas Porong Sidoarjo bernama Agus Susanto,” imbuh Tri Agus.

BNN Jateng telah berkoordinasi dengan pihak BNNP Aceh untuk melakukan penyelidikan terkait asal muasal ganja tersebut. Selain itu, ia juga mengirim petugas ke Sidoarjo guna melakukan pengembangan terhadap tersangka yang berada di dalam lapas.

“Sudah berapa lama melakukan pengendalian itu dari dalam lapas kami belum tahu, kami sudah terjunkan tim kesana untuk penyelidikan lebih lanjut, dan baru tahu hasilnya setelah mereka pulang nanti,” pungkas Tri Agus. (fen)

Tinggalkan Balasan