Home > METRO BERITA > Ganja 7 Kilogram Dipasok dari Medan, Diedarkan lewat Jasa Paket

Ganja 7 Kilogram Dipasok dari Medan, Diedarkan lewat Jasa Paket

Dua tersangka pemilik ganja 7 kilogram dimintai keterangan Kapolrestabes Semarang. Foto Metrosemarang/Ilyas Aditya
Dua tersangka pemilik ganja 7 kilogram dimintai keterangan Kapolrestabes Semarang. Foto Metrosemarang/Ilyas Aditya

SEMARANG – Dua tersangka pemilik ganja seberat 7 kilogram yang ditangkap anggota Reserse Narkoba Polrestabes Semarang mengaku mendapat barang haram tersebut dari Medan. Mereka mengedarkan di Semarang dan sekitarnya karena tergiur keuntungan yang cukup besar.

Tersangka yakni, Muhamad Yusuf (22) warga Jalan Sendang Mulyo dan Eko Sugiatno (38) warga Wonomulyo Mukti Semarang. Keduanya ditangkap pada Selasa (28/10) lalu, saat akan mengedarkan ganja di Jalan Arteri Soekarno Hatta.

Kepada wartawan, tersangka Eko mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari temannya yang berada di Medan, Sumatra Utara. “Dapat dari teman di Medan, lalu saya edarkan di Semarang karena harganya lebih mahal,” tutur pria yang berprofesi sebagai seorang sopir itu di Mapolrestabes Semarang, Rabu (5/11), tanpa menyebut besarnya keuntungan yang didapat.

Sementara, Kapolrestabes Semarang Kombes Djihartono menjelaskan, berdasarkan hasil penyelidikan, mereka juga mengedarkan ganja hingga ke Yogyakarta. Pengiriman dilakukan melalui jasa ekspedisi.

“Sebelumnya mereka juga sudah mengirim 2 kilogram ganja ke Yogyakarta. Pengiriman disamarkan dengan asesoris mobil,” kata Djihartono.

Dari tangan tersangka, petugas berhasil menyita beberapa paket ganja dalam berbagai kemasan yang disembunyikan di rumah tersangka. Di antaranya empat buah kemasan berisi ganja berukuran besar, enam paket berukuran sedang dan dua kantong plastik berukuran kecil yang berisi ranting dan ganja kering.

“Kami juga menyita bukti transfer dari bank beserta handphone milik tersangka yang biasa digunakan untuk bertransaksi,” lanjut Djihartono. (yas)