Home > METRO BERITA > Ganjar Prihatin Pengembangan Kota Lama Lambat

Ganjar Prihatin Pengembangan Kota Lama Lambat

METROSEMARANG.COM – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo merasa prihatin dengan pengembangan dan penataan Kota Lama Semarang yang dinilai lambat. Menurutnya, Kota Lama sangat potensial menjadi salah satu ikon wisata di Jawa Tengah.

Anggota TNI juga dilibatkan dalam kerja bakti massal di Kota Lama, Minggu (13/11). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh
Anggota TNI juga dilibatkan dalam kerja bakti massal di Kota Lama, Minggu (13/11). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Hal itu disampaikan Ganjar saat kegiatan Karya Bakti Massal Resik-Resik Kota Lama Semarang, Minggu (13/11). Kegiatan itu diikuti oleh ribuan orang dari Pemkot Semarang, Polri, TNI, Penggerak PKK, Pramuka, dan masyarakat.

Menurut Ganjar, kota lama dengan model seperti yang ada di Semarang hanya ada dua. Yakni Kota Lama di Semarang sendiri dan Kota Tua di Jakarta. Bahkan di dunia kota lama yang modelnya seperti ini juga hanya ada beberapa.

‘’Artinya, (Kota Lama Semarang) ini harus dikembangkan. Dari Belanda dan Jerman saja ikut memberi perhatian. Tapi kok (penataan dan pengembangannya) nggak jadi-jadi. Maka mari kita keroyok, kita tata, agar Kota Lama ini ciamik,’’ katanya.

Dia berharap, gedung-gedung tua yang ada di Kota Lama bisa dibangun, misalnya dikembangkan menjadi café, tempat berjualan, dan lainnya. Pemilik-pemilik bangunan yang ada diinventarisasi. Dan bangunannya tidak dicorat-coret.

Lingkungannya juga diminta kalau bisa dibuat rimbun dan hijau, sehingga masyarakat yang ke Kota Lama Semarang merasa sejuk dan nyaman.

Politisi PDI Perjuangan itu ingin Kota Lama Semarang dikembangkan menjadi kota yang benar-benar menarik. Dengan begitu wisatawan akan merasa belum datang ke Jateng kalau belum berkunjung ke Kota Lama. (duh)