Home > METRO BERITA > METRO JATENG > Ganjar Tuding LSM Biang Penolakan Warga atas Proyek PLTU Batang

Ganjar Tuding LSM Biang Penolakan Warga atas Proyek PLTU Batang

METROSEMARANG.COM – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mencurigai berbagai aksi penolakan warga Batang terhadap kelanjutan proyek PLTU merupakan dorongan dari pihak aktivis lingkungan.

Ia pun menyebut apa yang ia katakan itu punya bukti-bukti kuat, salah satunya menentang pemberian dana insentif. “Saya berikan luasan lebih gak mau, kemudian diberi insentif juga gak mau,” akunya di hadapan para pejabat daerah yang menghadiri Musrembangda di kantornya, Selasa (26/4) siang.

Gubernur Ganjar Pranowo memimpin langsung resik-resik di kawasan Simpang Lima, Jumat (11/9/2015). Foto: metrosemarang.com/dok
Gubernur Ganjar Pranowo memimpin langsung resik-resik di kawasan Simpang Lima, Jumat (11/9/2015). Foto: metrosemarang.com/dok

Ganjar lantas menyatakan bahwa penolakan warga Batang juga didasari kerjasama dengan Greenpeace. “Di akhir cerita katanya mereka sudah komitmen pada Greenpeace,” imbuh dia.

Seperti diketahui, pemakaian listrik yang makin gila-gilaan di Jawa Tengah belakangan ini diperkirakan memicu kelangkaan energi mulai 2017 mendatang.

Ganjar pun mewanti-wanti kepada warganya untuk mengantisipasi kelangkaan pasokan listrik tersebut. Bentuk konkretnya mau tidak mau harus membangun pembangkit listrik baru.

Proyek PLTU Batang yang berkapasitas 2x 1000 MW di juga dipastikan terus berlanjut.PLTU Batang jadi kebutuhan vital pentingnya listrik. Kekurangan listrik juga harus segera diselesaikan.

Makanya, ia justru heran ini masih banyak warga menentang keras proyek itu.Jika memang tidak boleh, warga semestinya memberikan alternatif lain sehingga usulan bisa dilakukan pengkajian.

“Tiap orang tidak bisa berposisi dengan sikap langsung menolak tanpa adanya alasan yang jelas. Apalagi penolakan atas permintaan dari pihak-pihak tertentu,” tandasnya. (far)