Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Gebuk Semen Padang, Bhayangkara FC Dampingi PS TNI di Babak 8 Besar ISC U-21

Gebuk Semen Padang, Bhayangkara FC Dampingi PS TNI di Babak 8 Besar ISC U-21

METROSEMARANG.COM – Bhayangkara FC U-21 memastikan satu tiket ke babak 8 besar Indonesia Soccer Championship (ISC) U-21. Pada laga pamungkas fase grup, skuat besutan Nova Arianto menyudahi perlawanan Semen Padang dengan skor 2-1.

Semen Padang U-21 vs Bhayangkara FC U-21 pada pertemuan pertama di Stadion Agus Salim. Foto: metrosemarang.com/isc
Semen Padang U-21 vs Bhayangkara FC U-21 pada pertemuan pertama di Stadion Agus Salim. Foto: metrosemarang.com/dok isc

Menjamu Semen Padang di Stadion Citarum, Minggu (6/11), Bhayangkara sebenarnya hanya butuh hasil imbang untuk mengunci posisi runner up grup sekaligus mendampingi PS TNI di babak 8 besar.

Namun, tuan rumah tetap ngotot untuk mengamankan tiga angka. Tim milik Polri tampil agresif sejak awal laga. Hasilnya, kapten Asyraq Gufron memberi keunggulan di menit 10, memanfaatkan assist M Rafif dari skema free kick.

Pemain pengganti Apriogi Yunespraga sempat menghidupkan asa Kabau Sirah Mudo. Sembilan menit berada di lapangan, Apriogi membuat skor kembali imbang di menit 69.

Namun skor 1-1 hanya berumur empat menit. Melalui skema yang sama dengan gol pertama, Asyraq Gufron lagi-lagi mengoyak gawang Semen Padang sekaligus memastikan kemenangan Bhayangkara.

Kemenangan ini membuat Bhayangkara U-21 mengakhiri fase grup sebagai runner up dengan poin 16. Sementara puncak klasemen Grup 1 dikuasai PS TNI dengan 17 poin, sedangkan Semen Padang tak beranjak dari peringkat tiga dengan 11 angka.

“Kami sudah  bekerja maksimal untuk memenangkan laga, tapi hasil tidak sesuai harapan. Anak-anak bermain terburu-buru. Tapi kami maklumi, karena mereka masih minim pengalaman di level nasional,” kata pelatih Semen Padang U-21, Delvi Adri usai laga.

Sementara Nova Arianto memuji semangat juang anak buahnya. Meski hanya butuh hasil imbang, Asyraq Gufron cs tetap ngotot mengincar kemenangan. “Pemain sudah tampil dengan semangat juang tinggi. Ini bukan faktor saya sebagai pelatih, tapi berkat kerja keras pemain,” tegasnya. (twy)