Home > METRO BERITA > Gelar Pasar Murah, Pemkot Sediakan 4.633 Paket Sembako

Gelar Pasar Murah, Pemkot Sediakan 4.633 Paket Sembako

METROSEMARANG.COM – Sebanyak 4.633 paket sembako berisi beras, minyak goreng dan gula pasir dijual dalam Pasar Murah Ramadhan yang digelar selama dua hari, Kamis – Jumat (15-16/6) di halaman Balai Kota Semarang. Pemkot Semarang hanya memberikan separo harga dengan sasaran warga masyarakat miskin atau tidak mampu.

Pasar Murah Ramadhan di balai kota, Kamis-Jumat (15-16/6). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, pasar murah di balai kota juga serentak di lakukan di 16 kecamatan. Pasar murah bertujuan melakukan penetrasi harga-harga bahan pokok yang melonjak tinggi jelang Lebaran.

”Kalau harga umum di pasaran Rp100 ribu di pasar murah masyarakat hanya beli Rp50 ribu,” kata Wali Kota Hendi, sapaan akrabnya saat membuka Pasar Murah Ramadhan di balai kota, Kamis (15/6).

Selain sembako dari 170 stand, dia mengatakan juga ada pelengkap seperti stand penjual baju anak-anak, daster, dan lainnya yang juga memberikan diskon. Harapannya bisa menciptakan stabilitas harga dan inflasi tidak melonjak tinggi menjelang Lebaran.

”Juga mengamankan kebijakan pusat terhadap penerapan Harga Eceran Tertinggi untuk empat produk, yaitu gula pasir, minyak goreng kemasan sederhana dan bawang putih,” ungkapnya.

Tidak kalah penting, tambahnya, juga menjadi silaturrahim antara para pelaku usaha yang mensponsori pasar murah lewat CSR (corporate social responsibility) dan masyarakat.

Sementara Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan, distribusi kupon pasar murah ke warga masyarakat tidak mampu dilakukan lewat kecamatan dan kelurahan. Masing-masing 250 kupon per kecamatan. Paling banyak diberikan kepada warga sekitar balai kota.

Sasarannya adalah warga masyarakat miskin dan staf pegawai pemkot golongan satu yang tergolong tidak mampu. Sedangkan masyarakat kaya dan selain pegawai golongan satu dilarang. ”Kalau orang mampu kok beli, berarti dia mendoakan dirinya sendiri tidak mampu,” katanya. (duh)

Tinggalkan Balasan