Home > METRO BERITA > ‘Geram’ Prihatin Kekerasan terhadap Perempuan di Jateng Masih Tinggi

‘Geram’ Prihatin Kekerasan terhadap Perempuan di Jateng Masih Tinggi

Aksi peggiat HAM Semarang di Taman KB, Rabu (10/12). Foto Metrosemarang/Ade Lukmono
Aksi peggiat HAM Semarang di Taman KB, Rabu (10/12). Foto Metrosemarang/Ade Lukmono

SEMARANG – Untuk memperingati hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional, Kopri Pengurus Koordinator Cabang PMII Jateng bersama Jaringan Masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Rakyat untuk HAM (Geram) mengadakan mimbar bebas bertajuk ‘Menolak Lupa Pelanggaran HAM di Jawa Tengah’. Acara ini dilaksanakan pada Rabu (10/12) siang di Taman Menteri Supeno Semarang.

Dalam mimbar bebas tersebut, ada beberapa penampilan seperti orasi, teaterikal, musik, puisi, musikalisasi puisi, dan lain-lain. Secara garis besar, mereka mendesak pemerintah untuk menyelesaikan kasus-kasus HAM yang terdahulu dan mungkin sudah dilupakan.

“Catatan Komnas Perempuan menunjukkan  angka kejahatan terhadap perempuan sebesar 279.688. Angka tersebut menunjukkan tren yang terus meningkat dari tahun ke tahun serta tak terhitung kasus-kasus yang tersembunyi di balik permukaan gunung es.  Dari jumlah tersebut Jawa Tengah termasuk dalam tiga besar provinsi dengan tingkat kekerasan terhadap perempuan tertinggi,” terang Ketua Kopri PKC PMII Jateng, Nurul Intani.

Dia berharap, pemerintah melindungi hak-hak rakyat, seperti kelompok minoritas dan memberikan dukungan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberantas segala bentuk korupsi yang ada di Indonesia. (ade)