Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Gol Hari Nur Loloskan PSIS ke 8 Besar

Gol Hari Nur Loloskan PSIS ke 8 Besar

Hari Nur Yulianto menjadi pahlawan lolosnya PSIS ke 8 besar. Foto Metrosemarang
Hari Nur Yulianto menjadi pahlawan lolosnya PSIS ke 8 besar. Foto Metrosemarang

MEDAN – PSIS sukses mengamankan satu tiket ke babak 8 besar, setelah berhasil mengamankan satu angka di kandang Pro Duta, Sabtu (20/9) sore. Hari Nur Yulianto menjadi pahlawan Mahesa Jenar berkat golnya di menit 65, sekaligus memaksakan hasil imbang 1-1.

Dalam duel yang digelar di Stadion Teladan Medan, Sabtu (20/9) sore, kedua tim tampil tanpa sejumlah pilar. Di kubu tuan rumah, stopper asing Vali Kenari harus absen karena cedera, sedangkan Mahesa Jenar tidak bisa menurunkan Anam Sahrul yang terkena akumulasi kartu.

PSIS yang menargetkan satu angka bermain hati-hati di 10 menit pertama. Fauzan Fajri dkk tak ingin kecolongan di awal-awal laga, seperti saat tumbang di markas PSCS. Sementara, Laskar Kuda Pegassus yang mengandalkan trio Yusuf Efendi, Rachmad Hidayat dan Ghozali Siregar di lini depan, beberapa kali bisa merepotkan pertahanan tim Kota Lumpia.

Memasuki menit 20, PSIS mulai berani keluar menyerang. Sayang, Julio Alcorse yang dipasang di lini serang, tak mampu bermain optimal. Striker Argentina ini akhirnya harus keluar lapangan di menit 30 dan digantikan Hari Nur.

Pro Duta sempat memberi ancaman ke gawang Ivo Andre di menit 31. Sayang sepakan Rachmad Hidayat masih meleset tipis di sisi gawang PSIS. Skor kacamata menutup babak pertama.

Babak kedua berjalan lebih seru. Kedua kubu silih berganti melancarkan serangan, namun Pro Duta lebih sering memberi tekanan ke pertahanan PSIS. Kecepatan Rachmad Hidayat dan Ghozali Siregar benar-benar memberi mimpi buruk buat Fauzan Fajri cs.

Terus-terusan ditekan, petaka untuk tim tamu akhirnya datang juga. Berawal dari pelanggaran di daerah pertahanan PSIS, M Syamsir sukses menanduk umpan yang dilepaskan Rachmad Hidayat. 1-0 Pro Duta memimpin atas PSIS di menit 57.

Keunggulan satu gol tak membuat anak asuh Ansyari Lubis puas. Walter Brizuela cs terus mengurung pertahanan Mahesa Jenar. Beberapa kali kiper Ivo Andre dipaksa berjibaku menghalau serangan Kuda Pegassus.

Keasyikan menyerang, gawang tuan rumah justru kebobolan di menit 65. Pergerakan Franky Mahendra dari sayap kanan gagal dihentikan Romi Agustiawan. Winger mungil itu pun leluasa melepas umpan ke kotak penalti dan disambut Hari Nur tanpa bisa dicegah kiper Yudha Hananta.

Skor 1-1 ini membuat penggawa PSIS makin percaya diri. Sementara, Pro Duta berusaha menambah gol. Di sisa pertandingan, serangan tuan rumah makin menjadi dan memaksa PSIS nyaris bertahan total. Namun, hingga wasit Armes Renko meniup peluit panjang, tak ada lagi gol tambahan.

Dengan demikian, PSIS sudah dipastikan lolos ke perempatfinal dengan torehan 10 angka dari lima pertandingan. Duel pamungkas di Semarang, menjamu Persikabo hanya untuk menentukan status juara grup atau runner up. Sedangkan Pro Duta dan PSCS yang sama-sama mengoleksi tujuh angka, harus saling bunuh di Cilacap, 24 September mendatang. Di pertandingan sebelumnya, PSCS hanya sanggup bermain imbang 1-1 kontra tuan rumah Persikabo. Hasil itu sekaligus menutup peluang Persikabo untuk berlaga di 8 besar. (*)

SUSUNAN PEMAIN

Pro Duta 4-3-3: Yudha Hananta; Romi Agustiawan, Agus Nova, M Rifqi, M Syamsir; Walter Brizuela, Donny Siregar, Fajar Handika; Rachmad Hidayat, Ghozali Siregar, Yusuf Efendi

PSIS 4-2-3-1: Ivo Andre; Welly Siagian (Sunar Sulaiman), Safrudin Tahar, Fauzan Fajri, Taufik Hidayat; Ediyanto, Andi Rohmad (Vidi Hasiholan); Ronald Fagundez, M Yunus, Franky; Julio Alcorse (Hari Nur)