Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Gol Ragil Putut Tak Mampu Loloskan Jateng ke Semifinal

Gol Ragil Putut Tak Mampu Loloskan Jateng ke Semifinal

METROSEMARANG.COM – Jawa Tengah dipastikan gagal menambah medali dari cabang sepakbola. Gol Ragil Putut belum cukup memberi kemenangan buat timnya yang harus mengakhiri laga dengan kekalahan 1-2 dari tim Sumatera Selatan pada laga terakhir Grup E babak 8 besar PON XIX di Stadion Patriot Bekasi, Sabtu (24/9) malam.

Winger PON Jateng Ragil Putut (biru) berebut bola dengan pemain Kaltim dalam laga ujicoba di Stadion Jatidiri, beberapa waktu lalu. Foto: metrosemarang.com/dok
Winger PON Jateng Ragil Putut (biru) berebut bola dengan pemain Kaltim dalam laga ujicoba di Stadion Jatidiri, beberapa waktu lalu. Foto: metrosemarang.com/dok

Jawa Tengah yang butuh kemenangan untuk mengamankan tiket semifinal justru lebih dulu tertinggal ketika Yogi Novrian mencetak gol di menit 45. Skuat racikan Anjar Jambore langsung memberi respons dan sukses menyamakan skor melalui Putut Ragil di injury time babak pertama.

Namun, petaka buat tim Jateng terjadi di menit 83. Fatoni memastikan kemenangan Sumsel sekaligus meloloskan timnya sebagai juara Grup E dengan raihan tujuh poin, hasil dua kemenangan dan sekali imbang.

Satu tiket lainnya menjadi milik Papua yang sukses mengandaskan Kalimantan Selatan dengan skor 3-2 di Stadion Wibawa Mukti. Hasil tersebut membuat skuat asuhan Chris Yarangga lolos sebagai runner up dengan torehan empat angka.

Di babak semifinal, Papua akan bertemu tuan rumah Jawa Barat. Sedangkan Sumsel akan ditantang Sulawesi Selatan.

Manajer Tim Sepakbola Jateng, Kairul Anwar secara khusus menyampikan permohonan maaf atas kegagalan Soni Setiawan dkk memersembahkan medali bagi provinsi ini. “Inilah hasil terbaik yang bisa kami raih. Kami mohon maaf kepada masyarakat Jawa Tengah karena belum bisa memberikan medali,” katanya.

Sementara, pelatih Sumsel Rudy Keltjes memuji perlawanan alot yang ditampilkan skuat Jateng. “Ini pertandingan yang berat. Secara permainan kedua tim berimbang, tapi kami lebih efektif dalam memanfaatkan peluang,” ujarnya.

Dengan demikian Jateng gagal menyamai torehan di PON XVIII/2012 Riau. Saat itu, tim Jateng yang diperkuat kapten PSIS Fauzan Fajri sukses merebut medali perunggu setelah menyingkirkan Papua. (twy)