Home > METRO BERITA > GOR Tri Lomba Juang Harus Dimaksimalkan Mendukung Prestasi Atlet

GOR Tri Lomba Juang Harus Dimaksimalkan Mendukung Prestasi Atlet

METROSEMARANG.COM – Pembangunan Gelanggang Olah Raga (GOR) Tri Lomba Juang diharapkan bisa berfungsi maksimal untuk dimanfaatkan masyarakat khususnya yang berkecimpung di olahraga. Ada enam sarpras (sarana prasarana) cabang olahraga yang saat ini sedang dibangun yakni tenis, tenis meja, badminton, atletik, beladiri dan voli.

Para anggota Komisi D DPRD Kota Semarang saat meninjau pembangunan GOR Tri Lomba Juang, Rabu (2/11). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh
Para anggota Komisi D DPRD Kota Semarang saat meninjau pembangunan GOR Tri Lomba Juang, Rabu (2/11). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang Laser Narindro mengatakan, dari tinjauan yang lakukannya lapangan tenis yang sudah selesai dibuat kontraktor diketahui masih kurang centris dengan tribun. Karenanya pihaknya akan mengusulkan agar hal itu diperbaiki.

‘’Kami akan mengusulkan ke Komisi C yang membidangi pembangunan fisik, karena soal pembangunan ini ranahnya Komisi C sedangkan kami soal fungsi pemanfaatan GOR. Jadi kami akan mengusulkan ke Komisi C agar dinas terkait menata lapangan jadi lebih centris,’’ katanya saat melakukan tinjauan GOR Tri Lomba Juang, Rabu (2/11).

Selain GOR Tri Lomba Juang, pihaknya juga meminta Pemerintah Kota Semarang merenovasi sarpras olahraga raga lainnya untuk fasilitas masyarakat. Seperti renovasi lapangan sepakbola di Kalisari, Genuk, dan lapangan bola voli di Krobokan.

Diharapkan, prestasi para atlet di Kota Semarang bisa meningkat seiring pembangunan GOR Tri Lomba Juang dan perbaikan fasilitas olahraga lainnya tersebut. Sebab saat ini prestasi atlet olah raga di Kota Semarang diakui masih sangat kurang.

‘’Diharapkan juga, kasus hukum yang sempat melilit KONI tidak kembali terjadi. Dengan begitu bisa melakukan pembinaan, pelatihan dan melengkapi sarpras dan meningkatkan pendapatan para atlet,’’ katanya.

Apalagi pada tahun ini, KONI Kota Semarang mendapatkan anggaran sekitar Rp 5,1 miliar untuk pembinaan atlet. Sehingga bisa diharapkan bisa fokus pada pembinaan sampai bisa mendapatkan prestasi olahraga yang membanggakan. (duh)