Home > METRO BERITA > Gubernur dan Wali Kota Kompak Cabut Paku Bareng

Gubernur dan Wali Kota Kompak Cabut Paku Bareng

Gubernur Ganjar Pranowo dan Wali Kota Hendrar Prihadi kompak resik-resik kali dan mencabut paku di pohon, dalam rangka peringatan HUT ke-43 Korpri. Foto Metrosemarang
Gubernur Ganjar Pranowo dan Wali Kota Hendrar Prihadi kompak resik-resik kali dan mencabut paku di pohon, dalam rangka peringatan HUT ke-43 Korpri. Foto Metrosemarang

SEMARANG – Peringatan ulang tahun ke-43 Korpri oleh Pemerintah Kota Semarang dan Provinsi Jawa Tengah dilakukan berbeda dari biasanya. Kali ini secara bersama-sama melakukan resik-resik kali dan saluran. Kegiatan ini sebagai upaya antisipasi menghadapi musim penghujan.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi resik-resik kali dengan membersihkan lingkungan sungai di Semarang Indah, Jumat (14/11) pagi. Diikuti pula oleh jajaran pegawai pemkot, TNI/Polri, pelajar, pramuka, PKK, ormas dan Satpol PP Limas.

Ganjar menilai resik-resik kali sebagai wujud spirit kegotongroyongan. Spirit ini harus terus dibangun. Supaya sungai-sungai yang ada di Semarang akan semakin resik, bersih dan nyaman sehinga banjir bisa diminimalisir. ‘’Ide yang berbeda dalam peringati ulang tahun. Ini menunjukkan kegotongroyongan, pengabdian, respon dalam menghadapi datangnya musim penghujan,’’ tegas Ganjar.

Hujan yang beberapa kali telah turun di Semarang, diharapkan menjadi perhatian dan kesiagaan untuk senantiasa menjaga lingkungan. Menurutnya, memang perlu dilakukan bersama mulai dari yang terkecil, terdekat, yaitu membersihkan lingkungan, saluran dan sungai.

Setiap masyarakat harus memiliki tangung jawab masing-masing terhadap ruas sungai di lingkungannya. ‘’Kalau lukisan punya kurator, sungai juga demikian. Masing-masing bertanggung jawab atas ruas kali yang ada,’’ ungkapnya.

Ganjar juga memberikan apresiasi bagi seluruh warga Semarang, atas partisipasi aktif dalam menyukseskan gerakan cabut paku. Menurutnya, gerakan ini mendapat banyak respons dan pengikut secara nasional. ‘’Mari lindungi lingkungan dan pohon di sekitar kita, tumbuhkan perikepohonan, jangan disakiti dan rawat baik-baik,’’ pesannya. Termasuk jangan menempel spanduk di pohon menggunakan paku.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menegaskan, resik-resik kali dan kerja bakti membersihkan lingkungan ini perlu terus dilakukan. Untuk menjaga lingkungan sekitar. Dihimbau tidak hanya dilakukan saat menghadapi musim penghujan. ‘’Tapi perlu terus dilakukan dan menjadi kegiatan rutin sebagai bentuk perilaku hidup bersih sehat,’’ katanya.

Hendi, panggilan akrab wali kota, juga menyampaikan apresiasi pada warga Semarang Indah, karena antusias dalam membantu membersihkan saluran dan sungai. Warga juga sepakat untuk menjaga kebersihan saluran sungai secara rutin tiap tiga bulan sekali. (MS-13)