Home > METRO BERITA > METRO BISNIS > Gyproc Habito, Inovasi Dinding Gypsum untuk Hunian Modern

Gyproc Habito, Inovasi Dinding Gypsum untuk Hunian Modern

METROSEMARANG.COM – PT Saint-Gobain Contruction Product Indonesia (SGCPI) yang merupakan produsen gypsum Gyproc, menciptakan terobosan baru papan gypsum yang mendukung kreatifitas dalam menghias dinding. Adalah Habito, sebuah papan gypsum yang bisa diaplikaskan menjadi dinding dengan pemasangan yang tidak memakan banyak waktu.

Papan Gypsum Habito
Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

“Jadi kan sekarang masyarakat itu penginnya beda dari yang lain, nah ini cocok untuk mereka. Mereka bisa mengubah display rumah semau mereka tanpa repot dan dengan waktu yang relatif lebih singkat,” kata Managing Director PT SGCPI, Hantarman Budiono usai diskusi media bersama Gyproc di Hotel Santika Premiere, Semarang, Jumat (10/11).

Dia menambahkan, dinding dengan menggunakan Habito dijamin sangat kuat. Pasalnya Habito telah lulus uji beban sehingga mampu menahan beban seberat 30 kilogram dalam satu titik.

Takhanya itu, dalam pemasangannya pun jika dibandingkan dengan pembuatan dinding menggunakan batu bata bisa diselesaikan dengan waktu dua kali lipat lebih cepat.

“Jika ada proyek pembangunan yang menghabiskan waktu sekitar 2.000 hari menggunakan material batu-bata, namun jika menggunakan gypsum dari Gyproc ini bisa diselesaikan hanya dengan waktu sekitar 800 hari saja, Dan tentunya bisa berhemat biaya pembayaran para pekerja,” imbuhnya.

Sementara, Technical Support & Spesification Manager PT SGCPI, Kriswido Prasetya mengatakan Habito hanyalah salah satu dari tiga produk unggulan Gyprox. “Masih ada dua lagi yakni Glasroc H dan Xroc, dimana keduanya mempunyai keunggulannua masing-masing,” ujarnya.

Kriswido menjelaskan, Glasroc H merupakan inovasi Gyproc untuk dinding waterproof, sehingga cocok digunakan dalam kondisi ruangan lembab tanpa diberi lapisan.

“Sedangkan Xroc merupakan inovasi untuk bidang kesehatan. Papan gypsum ini bebas timbal dan memiliki peforma anti radiasi sinar-X sehingga cocok untuk bangunan-bangunan seperti rumah sakit, ruang biologi, dan beberapa lainnya,” pungkasnya. (fen)

Tinggalkan Balasan