Home > METRO BERITA > METRO GAYA > Komunitas > Habiskan Rp 200 Juta untuk Ubah Toyota Crown Bergaya Hot Rod

Habiskan Rp 200 Juta untuk Ubah Toyota Crown Bergaya Hot Rod

METROSEMARANG.COM – Kreativitas Djoko Priyono dalam memodifikasi mobil sudah tidak diraguakan lagi. Pemilik rumah modifikasi Joko di Jalan Wolter Monginsidi 30, Semarang ini telah menyulap Toyota Crown tua menjadi mobil beraliran Hot Rod yang enak dipandang. Bentuknya yang ekstrem, membuat mobil milik Djoko ini menyabet juara I di sebuah event modifikasi di Balai Kota Semarang belum lama ini.

Djoko mengubah mobil Toyota Crown bergaya Hot Rod. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Djoko mengubah mobil Toyota Crown bergaya Hot Rod. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

Dia menjelaskan, Hot Rod merupakan sebuah aliran modifikasi mobil yang populer di Amerika. Cirinya adalah penggunaan mesin bertenaga besar. Mobil Hot Rod cenderung besar, bongsor namun ceper.

Kali pertama, Djoko menggambar sketsa dan bentuk mobil, semua body dibuat dengan manual atau cara costum menggunakkan bahan lembaran plat besi yang tebal. “Dari Body, kaki-kaki, mesin semuanya costum, yang asli milik Toyota Crown cuma chasisnya saja,” jelasnya, Senin (17/10).

Kap mesin sengaja dibuat tinggi dengan aksen crome pada grill depan, samping dan atas body yang membuat mobil ini terlihat semakin gagah dan garang. Lampu depan pun ia buat secara costum sama halnya yang ia lakukan pada lampu belakang berbentuk bundar.

“Bentuk lampu depan ini mirip keong yang membuat mobil gagah dan garang. Lampu ini dipasang dibagian spatbor yang melengkung pun dibuat dengan cara costum,” tambahnya.

Djoko menjelaskan, pembuatan mobil dengan konsep Hot Rod modern miliknya menghabiskan dana sekitar Rp 200 juta dengan lama perkerjaan sekitar 8 bulan. Untuk bagian cabin mobil, penggunaan plat dan buat secara manual masih ia lakukan agar tampilan mobil berubah total.

Dia juga menggunakan tiga jenis kaca mobil. Kaca depan menggunakan mini cap dari Mitsubishi, kaca belakang menggunakan Elf, dan kaca samping menggunakan Daihatsu Zebra.

Bak mobil bagian belakang digunakan sebagai ruangan sound sistem dan entertaiment dengan pengasangan aksen lampu LED membuat kesan mewah semakin terlihat. Bagian bak bekang ini, dibungkus dengan kaca tebal berwarna putih transparan yang malah membuat kesan unik.

Masuk ke segi interior pemasangan Tachometer berkuruan besar, sound sistem dengan LED, TV, tak melupakan segi entertaiment. “Jok saya bungkus dengan kulit, dashboard dan yang lain pun saya buat costum,” ujarnya bangga.

Masuk ke sisi mesin, mobil miliknya menanggalkan mesin asli Toyota Crown. Djoko memilih mesin V8 dengan kapasitas 4.200 cc dengan berbagai ubahan diantaranya transmisi yang tadinya matic menjadi manual dan tidak menggunakan teknologi injeksi.

Untuk sisi knalpot, Ia menggunakan knalpot Costum berbentuk bambu runcing. Knalpot ini diguyur crome yang membuatnya nampak kontras dengan warna dasar mobil yakni merah. Sementara dari segi kaki-kaki, mobil ini menggunakan velg berukuran 20 inchi dengan kaki-kaki costum. (ade)