Hadapi Libur Natal dan Tahun Baru, Obyek Wisata Diminta Antisipasi Lonjakan Pengunjung

METROSEMARANG.COM – Menyambut datangnya liburan Natal dan Tahun Baru, pihak terkait di Kota Semarang diminta harus mengantipasi meningkatnya jumlah pengunjung obyek-obyek wisata di kota ini. Keamanan, kenyamanan, dan kepuasan para pengunjung harus terjamin.

Laser Narendra

Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang, Laser Narendro mengatakan, pada liburan panjang Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 hampir dipastikan obyek-obyek wisata di Kota Lumpia meningkat cukup signikan jumlah pengunjungnya. Baik dari wisatawan lokal maupun turis mancanegara.

”Maka Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang selaku pengambil kebijakan, harus siap apa yang akan disajikan untuk par wisatawan lokal maupun mancanegara yang datang ke kota ini,” tuturnya, Jumat (5/12).

Pihak swasta seperti PHRI dan Asita serta lainnya, Laser juga meminta harus ikut menyiapkan service apa yang dapat diberikan kepada mereka. Tidak hanya mengandalkan destinase MICE yang saat ini memang masih menjadi fokus pengembangan di Semarang.

Karena faktor alam di Kota Semarang yang dia nilai tidak seperti faktor alam seperti di Bali dan kota-kota lainnya, dia juga mengharapkan agar wisata-wisata buatan yang ada di Semarang seperti Goa Kreo dan lain sebagainya harus dipersiapkan maksimal.

”Pihak hotel juga dapat membuat paket wisata lokal, mungkin bisa kerjasama juga dengan kabupaten/kota lain untuk dibikinkan paket wisata lintas area. kira-kira apa yang bisa dipromosikan kepada tamu sehingga mereka bisa puas,” terang Laser.

Ditambahkan, Dinas Pekerjaan Umum juga harus mengantisipasi munculnya kendala wisatawan menuju ke tempat wisata dan selama di tempat wisata. Seperti menanggulangi terjadinya banjir, rob, pohon tumbang, dan lainnya. Sehingga ketika terjadi banjir di jalan akses ke tempat wisata, maka bisa langsung diatasi dan teratasi dengan cepat.

Politisi Partai Demokrat ini juga mengharapkan, Dinas Pendidikan memberikan himbauan kepada sekolah-sekolah agar mengarahkan anak didiknya untuk mengisi liburan dengan hal positif. Salah satunya seperti dengan berwisata edukatif obyek wisata misalnya Muesum, Bonbin Mangkang, Pelatihan Memadamkan Kebakaran di Dinas Kebakaran, dan lainnya. (duh)