Home > METRO BERITA > PERISTIWA > Hanya Sebulan Beraksi, Komplotan Ini Bisa Kantongi Setengah Miliar

Hanya Sebulan Beraksi, Komplotan Ini Bisa Kantongi Setengah Miliar

 

Salah seorang perampok yang berhasil ditangkap saat dibawa ke ruang perawatan. Foto Metrosemarang/Ilyas Aditya
Salah seorang perampok yang berhasil ditangkap saat dibawa ke ruang perawatan. Foto Metrosemarang/Ilyas Aditya

SEMARANG – Tiga perampok yang disergap Unit Jatanras Ditreskrimum Polda Jateng biasa beroperasi dengan sasaran nasabah bank yang baru melakukan penarikan tunai. Polisi masih mendalami keterkaitan ketiganya dengan komplotan Aloy yang diringkus Resmob Polrestabes Semarang, beberapa waktu lalu.

Menurut AKP Agus Puryadi, Kanit Jatanras Polda Jateng, ketiga pelaku biasanya sudah menjadwal aksi mereka dalam periode tertentu. “Tiga minggu pertama, mereka beraksi dan mendapat hasil hampir Rp 500 juta. Setelah itu, mereka kembali ke Sumatera,” katanya kepada wartawan, Jumat (5/12) siang.

Selanjutnya, komplotan ini, yakni U, A dan T kembali lagi ke Jawa Tengah dan sempat melakukan dua aksi perampokan sebelum akhirnya ditangkap. “Sebelumnya, mereka beraksi di dua TKP dengan hasil Rp 140 juta,” imbuh Agus.

Namun, Agus belum bisa merinci lokasi perampokan komplotan yang diotaki A ini. Dia juga belum bisa memastikan keterkaitan mereka dengan kelompok lain yang sudah lebih dulu ditangkap. “Masih kami dalami lagi untuk pengembangan,” katanya.

Komplotan asal Sumatera itu terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena berusaha melawan saat dilakukan penyergapan di tempat persembunyian mereka di Rembang, Jumat dinihari tadi.  Ketiganya sudah beraksi di beberapa kota, seperti Jepara, Kudus dan Pati, dengan sasaran nasabah bank.

Modus yang digunakan para tersangka yakni, dengan cara memantau dan mencari nasabah yang melakukan penarikan tunai di dalam bank. Tak lama  setelah mendapatkan sasaran, mereka langsung mengeksekusi korban dengan mengancam menggunakan senjata tajam.

Dari tangan para pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp 10 juta, kartu ATM, rekening koran, sarana kunci T, dan alat pemecah kaca.

Seperti diketahui, sekitar bulan Juni 2014, Tim Resmob Polrestabes Semarang juga meringkus tiga perampok nasabah bank pimpinan Alansyah alias Aloy. Ketiganya merupakan bagian dari 13 komplotan spesialis nasabah bank yang sebagian besar berasal dari Sumatera Selatan. Mereka berhasil diringkus di sebuah hotel di kawasan Bandungan, Kabupaten Semarang. (yas)