Home > METRO BERITA > METRO BISNIS > Harga Cabai di Daerah Pengaruhi Inflasi Nasional, Ini Penjelasannya

Harga Cabai di Daerah Pengaruhi Inflasi Nasional, Ini Penjelasannya

METROSEMARANG.COM – Di negara berkembang seperti Indonesia, India dan lain-lain memiliki karakteristik yang unik dalam penghitungan inflasi yang terjadi. Penghitungan tersebut berdasarkan harga-harga bahan pangan pokok yang di daerah tersebut.

Ilustrasi  Foto: metrosemarang.com/dok
Ilustrasi
Foto: metrosemarang.com/dok

“Banyak sekali item yang digunakan untuk menghitung inflasi. Jika di negera berkembang, kebanyakan uang yang afa di masyarakat kebanyakan digunakan untuk membelanjakan kebutuhan pangan pokok,” kata Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Mirza Adityaswara, Senin (3/10).

Itulah, lanjut Mirza, yang menyebabkan Bank Indonesia selalu rewel mengenai harga cabai di daerah-daerah. Bahan pangan pokok seperti, cabai, beras, bawang dan lain-lain menjadi komoditas yang paling sering dibeli masyarakat Indonesia jika mempunyai uang.

Saat ini, Bank Indonesia memiliki sebuah aplikasi yang berada di daerah-daerah untuk memantau harga pangan yang dirasa sangat vital. “Ke depannya Bank Indonesia ingin semua aplikasi antardaerah tersebut bisa terintegrasi sehingga dapat memantau gejolak harga antardaerah.

“Dengan demikian, kami tidak perlu tergesa-gesa untuk melakukan impor jika stok di daerah lain surplus. Dengan demikian, pengendalian inflasi bisa dijaga di taraf stabil sesuai target,” imbuhnya. (ade)