Home > METRO BERITA > METRO KAMPUS > Helm Pendeteksi Gas Ini Cocok untuk Pekerja Tambang dan Migas

Helm Pendeteksi Gas Ini Cocok untuk Pekerja Tambang dan Migas

METROSEMARANG.COM – Banyaknya pekerja tambang dan Migas yang keamanannya selalu terancam gas berbahaya, mendorong Dosen Teknik Mesin UPGRIS, Aan Burhanudin menginisiasi diciptakannya Safety Helmet yang telah dimodifikasi ini. Modifikasi tersebut berupa penambahan sensor MQ-7 yang mampu mendeteksi bau gas dan asap secara sensitif.

Mahasiswa UPGRIS mencoba Safety Helmet dengan mendekatkan gas ke sensor helm. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Mahasiswa UPGRIS mencoba Safety Helmet dengan mendekatkan gas ke sensor helm. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

“Beberapa penambang dan pekerja ketika memasuki bunker terancam keselamatannya karena menghirup gas berbahaya. Penolong pun terkadang justru juga bernasib sama, yaitu keracunan gas. Dengan sensor ini, maka pekerja akan tahu lebih dini apakah daerah yang akan dia masuki tersebut mengandung gas atau tidak,” paparnya, Rabu (14/9).

Jika terdeteksi gas, maka lampu yang semula berwarna hijau akan berubah menjadi merah dan berkedip sekaligus mengeluarkan suara. Lampu akan kembali hijau jika daerah tersebut sudah bersih dari gas.

Dia mengatakan membutuhkan waktu sekitar dua bulan untuk dapat menyelesaikan alat tersebut. Ke depannya, dia masih ingin mengembangkan helm tersebut sehingga dapat terintegrasi dengan pesan singkat (SMS) yang diterima tim penyelamat. (ade)