Hendi Kecewa Sosialisasi Kebijakan Pemkot Kurang Optimal

METROSEMARANG.COM – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, menyatakan menemukan beberapa catatan terkait pelaksanaan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Beberapa catatan kekurangan tersebut harus dievaluasi agar pelaksanaan Lebaran tahun mendatang menjadi lebih baik.

Wali Kota Hendrar Prihadi saat melakukan pantauan arus mudik di Terminal Mangkang, beberapa waktu lalu. Foto: istimewa

Menurutnya, secara umum arus mudik dan balik Lebaran di Kota Semarang berlangsung lancar. Harga-harga kebutuhan pokok selama Ramadan dan Lebaran juga terkendali. Tetapi, ada beberapa catatan yang masih ditemukannya.

“Di antaranya ada laporan warga datang ke kelurahan tapi petugasnya tidak ada. Laporan ini harus ditindaklanjuti,” ungkapnya, Senin (3/7).

Pihaknya juga menemukan bahwa hari ini ada keluhan dari masyarakat tentang distribusi air bersih dari PDAM Tirta Moedal Kota Semarang. Keluhan soal kualitas air dan kelancaran distribusi air bersih ini juga harus ditindaklanjuti dan tidak boleh dibiarkan.

Yang tidak kalah penting pula, pihaknya merasakan ada pola komunikasi kebijakan pemkot kepada masyarakat yang tidak tersampaikan dengan baik.
Kebijakan tentu saja harus diimplementasikan di masyarakat, tetapi kalau komunikasinya tidak berjalan baik, maka menurut wali kota yang disapa Hendi ini masyarakat menjadi tidak mengerti.

“Contoh kecil parkir di Jalan Pandanaran, selama libur Lebaran mereka boleh parkir di jalan tersebut. Tapi karena kurang terkomunikasi dengan baik, maka yang terjadi kemudian sebagian masyarakat malah protes kenapa Jalan Pandanaran boleh digunakan untuk parkir,” ungkapnya.

Catatan-catatan tersebut, sudah disampaikannya kepada dinas-dinas terkait, dan pasti akan masuk menjadi evaluasi menyeluruh untuk kegiatan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Agar menyambut Ramadan di tahun mendatang dapat berjalan lebih baik lagi. (duh)

You might also like

Comments are closed.