Home > METRO BERITA > Hendi Sangkal Mutasi Pejabat Pemkot Bermuatan Politis

Hendi Sangkal Mutasi Pejabat Pemkot Bermuatan Politis

Hendrar Prihadi menyangkal, mutasi di lingkungan Pemkot Semarang bermuatan politis. Foto Metrosemarang
Hendrar Prihadi menyangkal, mutasi di lingkungan Pemkot Semarang bermuatan politis. Foto Metrosemarang

SEMARANG – Sebanyak 194 pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemkot Semarang Selasa (23/9) dirotasi. Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menolak mutasi besar-besaran yang dilakukannya itu bermuatan politis, menyusul sekitar 8 bulan lagi digelar Pilwalkot Semarang 2015.

Di antara nama-nama pejabat yang dimutasi, adalah Agus Sutyoso yang semula menduduki Kepala Bagian Kerjasama kini menjabat sebagai Kepala Dinas PJPR. Gurun Risyadmoko yang sebelumnya sebagai Kepala Satpol PP kini menjadi Kepala Dinas Sosial, Pemuda, dan Olah Raga. Gunawan Saptogiri yang sebelumnya menjabat sebagai kepala Disnakertrans kini berotasi sebagai Kepala Badan Lingkungan Hidup.

Sedangkan posisi Kepala Satpol PP kini dijabat oleh Endro Pudyo Martantono yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Semarang Tengah. Kepala Disnakertrans diisi oleh Eddy Riyanto yang sebelumnya menjabat kepala bagian umum dan protokol. Posisi kosong di Bagian Umum dan Protokol tersebut diisi oleh Kepala Bagian Humas, Achyani. Sementara Kabag Humas diisi oleh Pamudjiono yang sebelumnya menjabat sekretaris Camat di Kecamatan Gajah Mungkur.

Kadinsospora sebelumnya Tri Supriyanto ditempatkan menjadi staf ahli Walikota bidang pembangunan. Serupa, Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Isdiyanto juga menjadi staf ahli bidang ekonomi dan keuangan. Pelantikan tersebut juga merombak sejumlah posisi camat, sekretaris camat, kepala bidang, lurah, dan kasi di lingkungan Pemkot Semarang.

Hendrar Prihadi menegaskan bahwa perombakan ini merupakan bagian dari penyegaran. ‘’Kami juga bermaksud meningkatkan kinerja masing-masing PNS agar lebih termotivasi dengan jabatan baru yang diemban sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat terjaga dan dapat lebih ditingkatkan optimal,’’ ujarnya usai pelantikan pejabat dimutasi di Gedung Moch Ichsan lantai 8 balai kota Semarang.

Hendi, sapaan akrabnya, menolak jika mutasi ini terkait dengan Pilwakot 2015. Menurutnya, gelaran Pilwakot masih lama dan sama sekali tidak berhubungan dengan mutasi pejabat. ‘’Sama sekali tidak ada, jangan dikait-kaitkan. Ini semata untuk peningkatan kinerja teman-teman di Pemkot Semarang. Banyak rekan-rekan yang pensiun dan rekrutmen CPNS juga belum membuahkan hasil, jadi format kosong ini harus segera diisi,” tandasnya.

Dia melanjutkan, bahwa melalui pelantikan ini merupakan bentuk evaluasi kinerja para PNS yang dilantik. Ditegaskan setelah dilakukan perombakan tersebut para pejabat yang dilantik tidak perlu lama melakukan adaptasi dan segera melakukan koordinasi dan komunikasi baik secara vertikal maupun horisontal serta segera lakukan upaya perbaikan pelayanan.(MS-13)