Home > METRO BERITA > Hendi Sebut Camat Punya Peran Strategis dalam Pembangunan di Semarang

Hendi Sebut Camat Punya Peran Strategis dalam Pembangunan di Semarang

METROSEMARANG.COM – Wali Kota Semarang Hendar Prihadi mengungkap peran penting camat dalam pembangunan di wilayahnya. Menurutnya, camat adalah ujung tombak dan bukan pejabat ‘buangan’.

Plt Sekjen Kemendagri Hadi Prabowo didampingi Dirjen Bina Administrasi Wilayah, Gubernur Jateng, Wali Kota Semarang membuka Rakornas Camat se Indonesia Wilayah Indonesia Timur , Kamis (12/10). Foto: istimewa

Ini terungkap dalam Rakornas Camat Wilayah Indonesia Timur dan Jawa Tengah di Hotel Crowne Semarang, Kamis (12/10). Wali Kota Semarang sendiri dalam kegiatan Rakornas Camat tersebut memang secara khusus diminta untuk menceritakan terkait percepatan pembangunan di Kota Semarang yang menempatkan camat sebagai ujung tombaknya.

Salah satu hasil pembangunan tersebut adalah terwujudnya 113 Kampung Tematik di Kota Semarang. Dalam kesempatan tersebut, Hendi sapaan akrab Wali Kota mengemukakan peran penting camat dalam proses pembangunan.

“Peran camat dan lurah di masing-masing wilayah memang strategis. Mereka bisa bertemu langsung dengan masyarakat, melakukan koordinasi, dan tahu persis mana sisi kelemahan dan kekuatan yang ada di wilayah masing-masing,” katanya.

“Tahun 2012, saya mendapati rekan-rekan di Pemerintah Kota Semarang yang tidak mau ditempatkan di kecamatan, setiap kali rotasi di kecamatan, mereka justru bertanya, Pak salah saya apa kenapa dipindah di Kecamatan, padahal menurut saya posisi tersebut justru sangat strategis,” kenang Hendi.

“Hal tersebut yang membuat saya merasa harus ada motivasi yang diberikan dengan mengingatkan kawan-kawan camat betapa strategis posisi mereka dalam pembangunan Kota Semarang secara menyeluruh,” jelasnya.

Cerita Wali Kota Hendi tentang peran strategis Camat tersebut diamini Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

“Saya kemarin mengantar Bapak Presiden di Kota Semarang, berkeliling melihat Kota Semarang. Statementnya Pak Presiden, loh kok Semarang sangat indah ya, gitu katanya Pak Hendi. Jadi taman yang makin banyak, kota yang makin bersih ini didorong. Dan bahkan beberapa teman dari ATR/BPN kemarin agak telat mengikuti acara presiden, karena mereka ternyata piknik dulu di Kampung Pelangi,” cerita Ganjar Pranowo.

“Yang kumuh-kumuh itu modalnya cuma dicat warna-warni. Itu sudah bisa menjadi destinasi selfie yang luar biasa, istri saya saja kepingin di sana begitu. Artinya apa ? membikin banyak orang bahagia itu ada banyak caranya dan itu sudah dilakukan,” lanjutnya.

Senada juga disampaikan Plt Sekjen Kementerian Dalam Negeri, Hadi Prabowo. Dia juga mengatakan bahwa peran camat harus didayagunakan secara maksimal.

“Camat ini kan sebagai organisasi perangkat daerah yang dipimpin oleh Walikota maupun Bupati, namun di satu sisi dia adalah sebagai urusan pemerintah umum di wilayahnya, yang itu dikenal dalam undang-undang nomor 23 tahun 2014,” jelasnya.

“Pak walikota ini contoh yang sudah mendayagunakan dan juga meningkatkan kinerja dan akuntabilitas di Kota Semarang,” tegas Hadi Prabowo. (duh)