Home > METRO BERITA > Hendi Tak Mau Pasar Johar Lebih dari Tiga Lantai

Hendi Tak Mau Pasar Johar Lebih dari Tiga Lantai

METROSEMARANG.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengadakan Focus Group Discussion (FGD) mengenai pembangunan Pasar Johar Permanen yang bertempat di Jalan Agus Salim. Pemkot mengundang berbagai unsur yang terlibat, termasuk tim ahli, pedagang, dan arsitek untuk menampung masukan.

Penertiban lapak di Jalan Agus Salim, Kamis (31/3). Pasar Johar baru diharapkan tidak lebih dari dua lantai. Foto: metrosemarang.com/dok
Penertiban lapak di Jalan Agus Salim, Kamis (31/3). Pasar Johar baru diharapkan tidak lebih dari dua lantai. Foto: metrosemarang.com/dok

Sekretaris Dinas Tata Kota dan Perumahan (DTKP) Kota Semarang, Muhammad Irwansyah mengatakan, Pasar Johar Semarang sudah dibangun oleh Thomas Karsten dengan konsep Green Building, yaitu bangunan yang sudah memperhatikan lingkungan dan kesehatan.

“Oleh karena itu, kami akan fokus pada cagar budaya agar tetap dipertahankan. Setelah itu, barulah kami mengembangkan bangunan baru,” kata dia, Kamis (15/9).

Dia menambahkan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi sudah mewanti-wanti DTKP untuk hati-hati dalam pembangunan pasar yang melebihi tiga lantai. Hal itu disebabkan pengalaman sebelumnya bahwa pasar berlantai tinggi justru kurang diminati pedagang dan pembeli.

“Kami juga menunggu Dinas Pasar Kota Semarang terkait pendataan jumlah pedagang agar dalam perancangan Detail Engineering Design (DED) kali ini tepat dan langsung bisa ddijalankan. Saat ini DED sudah mencapai sekitar 50 persen,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menginginkan agar dalam perancangan DED, Dinas terkait memperhatikan 7.000 lebih pedagang agar semuanya bisa masuk dan nyaman di Pasar Johar.

Dia menargetkan, DED bisa rampung akhir 2016. Dengan demikian, Pemkot Semarang bisa segera mencari bantuang anggaran dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat untuk pembangunan Pasar Johar. (ade)