Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Herry Susilo, dari Lawan jadi Kawan

Herry Susilo, dari Lawan jadi Kawan

METROSEMARANG.COM – Manajemen PSIS sudah merampungkan perekrutan lima amunisi baru untuk meningkatkan kualitas skuat bersaing di babak 16 besar Indonesia Soccer Championship (ISC) B. Satu nama yang cukup menyita perhatian tentu saja kembalinya Herry Susilo ke pelukan Mahesa Jenar.

Pemuda yang akan genap berusia 28 pada 3 Oktober 2016 tersebut menjadi satu-satunya pemain belakang yang didatangkan manajemen PSIS. Berbeda dengan empat rekrutan lainnya, Herry yang sebelumnya membela Persipur Purwodadi juga sempat berduel head to head dengan penggawa Mahesa Jenar di fase penyisihan Grup 4 ISC B musim ini. Sedangkan Bayu Andra Cahyadi dan Dedi CP (eks Persis Solo) serta Iwan Wahyudi dan Arif Yanggi (eks Persip Pekalongan) berasal dari Grup 3.

Duel Herry Susilo (merah) dan Hari Nur Yulianto saat PSIS dijamu Persipur, Minggu (1/5). Foto: metrosemarang.com/dok
Duel Herry Susilo (merah) dan Hari Nur Yulianto saat PSIS dijamu Persipur, Minggu (1/5). Foto: metrosemarang.com/dok

Herry sudah cukup familier bagi suporter fanatik PSIS. Dia menjadi bagian ‘Class of 2008’ bersama Johan Yoga, Feri Ariawan dan Hendro Siswanto (Arema Cronus). Pemain asli Grobogan ini mengikuti jejak Johan dan Feri yang telah lebih dulu ‘pulang’ ke Jatidiri.

“Sederhana saja. Sekarang Persipur sudah tidak berkompetisi dan kemudian ada tawaran dari PSIS yang bagi saya seperti keluarga. PSIS juga punya suporter fanatik dan itu juga menjadi salah satu alasan saya kembali ke Semarang,” kata Herry usai perkenalan di mes PSIS, Selasa (13/9).

Setelah PSIS terdegradasi di tahun 2009, sejumlah pemain muda saat itu juga berbondong-bondong meninggalkan Semarang. Johan, Feri dan Hendro diboyong pelatih Daniel Roekito ke Persiba Balikpapan. Sementara, Herry memilih bertahan, sebelum akhirnya hengkang di tahun 2011.

Pada 2013 silam, Herry sebenarnya juga sempat mencoba peruntungan di PSIS. Namun, kondisi fisiknya saat itu belum cukup fit pasca dihantam cedera, dan membuatnya terpental dari proses seleksi. Kini, setelah lima tahun dan berpetualang bersama Persiba Balikpapan, Gresik United, hingga Persipur, penghobi balap motor ini bakal kembali membela klub yang mengorbitkan namanya, delapan tahun silam.

Dengan kemampuannya beroperasi sebagai bek kanan dan stopper, Herry akan menjadi tambahan kekuatan di barisan pertahanan Mahesa Jenar. “PSIS punya bek-bek muda, tapi saya siap bersaing memperebutkan posisi di tim inti,” tegasnya. (twy)