Home > METRO BERITA > Hilang Dicuri, Pemkot Anggarkan Lagi Pembelian Panel Listrik Polder Banger

Hilang Dicuri, Pemkot Anggarkan Lagi Pembelian Panel Listrik Polder Banger

METROSEMARANG.COM – Pencurian dua panel listrik yang mengakibatkan pompa air Polder Banger tidak berfungsi maksimal beberapa waktu lalu disayangkan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. Di anggaran perubahan 2016 ini Pemkot harus kembali menganggarkan pembelian panel listrik senilai Rp 180 juta itu.

Luapan Sungai Banjir Kanal Timur menggenangi sejumlah ruas jalan di Semarang, Senin (4/1). Pengoperasian Polder Banger diharapkan bisa mengurangi potensi banjir di wilayah Semarang Timur. Foto: metrosemarang.com/dok
Luapan Sungai Banjir Kanal Timur menggenangi sejumlah ruas jalan di Semarang, Senin (4/1). Pengoperasian Polder Banger diharapkan bisa mengurangi potensi banjir di wilayah Semarang Timur. Foto: metrosemarang.com/dok

‘’April Polder Banger itu sebenarnya sudah berjalan, tapi dua panel litrik pompa dicuri. Kita saat itu ingin segera membeli (lagi) tapi terbentur regulasi. Jadi baru di perubahan ini dianggarkan,’’ kata wali kota yang biasa disapa Hendi, Kamis (17/11).

Diakui, pelaksanaan anggaran di perubahan ini waktunya meped sekitar dua bulan. Tapi Pemkot dan DPRD Kota Semarang telah membuat kebijakan anggaran yang sifatnya operasional rutin dan pembelian barang-barang yang ada di dalam E-Katalog boleh dikerjakan.

‘’Kebetulan pengadaan panel-panel listrik itu bisa dilakukan pembelian segera tidak perlu lelang,’’ kata orang nomor satu di Kota Atlas ini tanpa menyebut alokasi anggaran untuk pembelian dua panel listrik itu.

Pihaknya menghindari kegiatan yang memerlukan lelang karena mungkin waktunya tidak cukup. Jika lelang kemudian pekerjaan tidak dapat dilaksanakan maka anggaran akan menjadi silpa atau sisa lebih penggunaan anggaran.

Seperti diketahui, dua panel listrik di Rumah Pompa Polder Banger di Kelurahan Kemijen, Semarang Timur dicuri. Akibatnya pengoperasian pompa tidak maksimal menurunkan genangan air dan pemkot mengalami kerugian sekitar Rp 180 juta.

Fungsi keberadaan sistem Polder Banger ini dapat untuk menangani genangan banjir di kawasan Barito, Bubakan, Semarang Timur dan sekitarnya.

Sebelumnya, kasus raibnya panel listrik pompa air Polder Banger juga menjadi sorotan dewan. Wakil Ketua DPRD Kota Semarang, Joko Santoso menyebut, kasus pencurian itu merupakan bukti lemahnya pemkot dalam mengelola aset yang sangat bernilai. Bagaimana tidak, panel listrik tersebut merupakan komponen penting  pompa penyedot rob dengan nilai total aset puluhan miliar. (duh)