Hilang Sehari, Dua Bocah SD Ditemukan Tenggelam di Kubangan Bekas Galian

METROSEMARANG.COM – Dua bocah SD tewas mengenaskan akibat tenggelam di kubangan. Warga menemukan jasad kedua bocah tersebut mengambang di kubangan bekas galian di Dusun Ploso Desa Plososari Kecamatan Patean Kendal, Selasa (13/3) pagi.

Polisi melakukan olah TKP di lokasi penemuan bocah tenggelam, Selasa (13/3). Foto: metrojateng.com/edi prayitno

Kedua korban diketahui bernama  Eko Prasetyo (9) dan Saifudin (8), warga Dusun Ploso, Desa Plososari. Mereka ditemukan warga sekitar pukul 08.00 WIB di bekas galian dengan kedalaman sekitar dua meter.

Kapolres Kendal AKBP Adi Wijaya melalui Kapolsek Patean AKP Abdullah Umar, mengatakan, tidak ada warga yang mengetahui persis kejadian tersebut. Namun, keterangan salah satu saksi, yakni Rohati (65) nenek dari Eko Prasetyo, melihat kedua korban bermain di sekitar lokasi pada Senin (12/3). ‘’Saksi lalu mengajak keduanya pulang,’’ kata Abdullah Umar.

Kapolsek menambahkan, diduga tanpa sepengetahuan Rohati, keduanya kembali bermain di bekas galian tersebut. Namun, hingga sore kedua bocah tersebut tidak kunjung pulang. Orangtua kedua korban pun panik. ‘’Mereka dibantu warga sekitar mencari di sekitar lokasi hingga malam hari dan tidak membuahkan hasil,’’ tambah dia.

Keesokan harinya, Sukardi dan Rohadi, warga sekitar, kembali melakukan pencarian di sekitar lokasi. Mereka memeriksa TKP dan melihat sesuatu yang muncul ke permukaan air di bekas galian tersebut. Saat di lihat dari dekat, ternyata kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Mayat Saifudin ditemukan mengapung, sedangkan mayat Eko masih berada di dasar galian tersebut. ‘’Petugas dari Puskesmas Patean yang melakukan pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. Korban meninggal dunia karena tenggelam,’’ katanya. (metrojateng.com/MJ-01)