Home > METRO BERITA > HUT ke-71 RI, Puluhan Serdadu Tua Tabur Bunga di TMP Giri Tunggal

HUT ke-71 RI, Puluhan Serdadu Tua Tabur Bunga di TMP Giri Tunggal

METROSEMARANG.COM – Sejumlah legiun veteran di Semarang menggelar prosesi menabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Tunggal Semarang untuk memperingati Hari Kemerdekaan ke-71 RI. Tabur bunga yang dilakukan bekas pejuang kemerdekaan itu dimulai Selasa (9/8) pukul 08.00 WIB.

Tabur bunga veteran petang di TMP Giri Tunggal, Selasa (9/8). Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Tabur bunga veteran petang di TMP Giri Tunggal, Selasa (9/8). Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Saat menyambangi TMP, ingatan Subangkit kembali terkantuk pada masa peperangan membebaskan tanah Timor Timur dari cengkraman Portugis. Saat itu, ia berangkat sebagai prajurit Banteng Raider yang bermarkas di Srondol Semarang.

“Ketika bertugas di Banteng Raider, saya sekali dikirim jadi pasukan pengamanan PBB ke Kongo pada 1979 silam dan dua kali ke Timor Timur. Tapi yang paling berkesan, saat berada di Timor Timur,” kata kakek tiga cucu ini kepada metrosemarang.com.

Pengiriman pasukan serbu dari satuan TNI AD bagi Subangkit merupakan kebanggaan tersendiri. Sebab, tak semua orang dapat kesempatan langka tersebut. Para raider yang dikirim ke Timor Timur saat itu, kata dia, merupakan prajurit yang punya keahlian ganda dalam bertempur di darat maupun lautan.

Meski begitu, ia nyaris kehilangan nyawa tatkala bertugas lima tahun di Timor Timur. “Rahang kiri saya ditembak oleh tentara pemberontak sampai-sampai menembus ke bagian rahang kanan,” akunya sembari menunjukan bekas luka tembak itu.

Namun untungnya, para raider dibekali kemampuan memulihkan luka tembak. Saat kondisinya kritis terkena tembakan musuh, ia disembuhkan oleh teman-temannya di tempat persembunyian. “Itulah kehebatan raider. Cuma seminggu, luka saya berangsur sembuh,” katanya bangga.

Sementara itu, Hadi Widodo Ketua Legiun Veteran di Gedung Juang 45 Semarang mengungkapkan, menabur bunga di TMP sebagai simbol penghargaan kepada para pahlawan yang telah gugur.

Tak lupa, ia juga memanjatkan doa di tugu makam pahlawan untuk mengingat kembali perjuangan teman seangkatannya. “Tahun ini, kami mengusung tema ‘gelorakan jiwa semangat 45 guna mengawal keutuhan NKRI’  dan kita semua ke sini demi menghormati pejuang yang gugur,” ujar Hadi.

Ia menyayangkan momentum peringatan HUT ke-71 RI di TMP jarang diperingati oleh generasi muda. Padahal, di situ terdapat tokoh-tokoh besar yang dimakamkan seperti Dr Kariadi.

“Tapi orang-orang jarang memperhatikan itu walaupun pada momentum tertentu, rasa nasionalisme mereka ditunjukan dengan cara yang lain,” tandasnya. (far)