Home > METRO BERITA > Ida Dijambret di Jalan Thamrin, Minta Tolong Malah Dicueki

Ida Dijambret di Jalan Thamrin, Minta Tolong Malah Dicueki

image
Ilustrasi

SEMARANG – Pagi hari bukan hanya menjadi waktu berangkat bekerja bagi karyawan. Pelaku kejahatan pun mulai bergerilya mencari mangsa. Namun seolah hal itu tak terlihat oleh masyarakat.

Sebagaimana aksi perampasan yang menimpa Ida Martina Sari (35), warga Jalan Meranti Timur Dalam I nomor 318 RT 08 RW 02, Padangsari, Banyumanik. Tas milik karyawan sebuah perusahaan di Semarang itu dijambret dua pemuda tak dikenal saat melintas di Jalan Thamrin, Semarang.

“Kejadiannya Rabu (27/8) kemarin, sekitar pukul 08.30. Saat itu saya mau berangkat kerja,” terangnya saat melapor di Mapolrestabes Semarang, Kamis (28/8).

Diceritakannya, sekira pukul 08.00, Ida beranjak dari rumahnya menggunakan sepeda motor Honda Vario H  4401 JZ. Saban hari melintasi jalan menuju kantornya, Ida sama sekali tak terbesit akan ada dua penjahat yang meliriknya.

“Saya sampai di Jalan Thamrin, tiba-tiba ada dua laki-laki naik sepeda motor di samping saya. Awalnya saya pikir mereka mau menyalip,” ujarnya.

Ternyata, dua laki-laki berboncengan sepeda motor Satria FU tersebut langsung menarik tas cangklong yang menggelayut di pundak Ida. Sontak Ida terkejut namun belum sempat memberikan perlawanan, tas miliknya sudah berpindah tangan.

Selain menjadi korban kejahatan, Ida juga merasa menjadi korban sikap “cuek” masyarakat. Sebab meski jalanan ramai dan banyak orang menyaksikan kejahatan, tidak ada yang bersikap menentangnya.

“Padahal kondisi jalan saat itu ramai tapi tidak ada yang membantu saya. Saya sudah teriak minta tolong tapi orang-orang hanya melihat saja bahkan ada yang pura-pura tidak tahu,” sesalnya.

Dua pejambret pun langsung ngacir dengan tas cangklong di tangannya. Dalam tas warna coklat milik korban terdapat dompet berisi KTP, SIM C, kartu ATM Mandiri, kartu ATM Danamon, handphone merk Samsung dan STNK sepeda motor.

Tindak kejahatan itu sudah dilaporkan kepada kepolisian. Namun Ida kebingungan hendak melapor kepada siapa tentang tindakan cuek masyarakat. (les)

1 Komentar