Home > METRO BERITA > Idul Fitri, Reklame Dilarang Nongol di Lapangan Simpanglima

Idul Fitri, Reklame Dilarang Nongol di Lapangan Simpanglima

image
Kawasan Simpanglima harus bebas reklame pada saat salat Idul Fitri. Foto Metro/MS-01

SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan menggelar tiga hajatan besar di Lapangan Simpanglima pada bulan Juli dan Agustus nanti. Selama kegiatan tersebut berlangsung, seluruh kawasan Simpanglima diharuskan bebas dan bersih dari semua bentuk reklame.

Tiga agenda besar yang akan dihelat di Lapangan Simpanglima tersebut, pertama adalah hari besar agama Islam yaitu salat Idul Fitri. Salat yang dilaksanakan hanya setahun sekali ini akan dilaksanakan di Lapangan Simpanglima pada 28 Juli nanti.

Sedangkan, pada tanggal 15 dan 17 Agustus akan diselenggarakan upacara HUT ke-64 Provinsi Jawa Tengah dan HUT ke-69 Republik Indonesia.

Guna menjaga kehikmatan kegiatan besar tersebut, maka kepada pemilik reklame jenis billboard, neon box, dan videotron yang berlokasi di Lapangan Simpanglima harus ditutup. Khususnya yang menghadap langsung ke arah Lapangan Simpanglima diminta agar menutup reklame secara penuh.

Imbauan tersebut diminta untuk dapat dilaksanakan para pemilik reklame pada 27 sampai dengan 28 Juli dan 14 sampai 17 Agustus 2014. ‘’Sedangkan reklame jenis umbul-umbul atau banner untuk sementara pada tanggal tersebut dilarang untuk dipasang,’’ kata Kabag Humas Setda Kota Semarang, Achyani, Jumat (25/7/2014). (MS-13)