Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Iki Rak! Pemain PSIS Paling ‘Nakal’

Iki Rak! Pemain PSIS Paling ‘Nakal’

 

Welly Siagian (kiri) menjadi pemain  PSIS paling 'nakal' hingga akhir fase 16 besar. Foto Metrosemarang/dok liga indonesia
Welly Siagian (kiri) menjadi pemain PSIS paling ‘nakal’ hingga akhir fase 16 besar. Foto Metrosemarang/dok liga indonesia

SEMARANG – PSIS merampungkan fase 16 besar Divisi Utama sebagai juara Grup J, di atas PSCS Cilacap, Pro Duta dan Persikabo. Total 20 pertandingan sudah dilakoni Fauzan Fajri dkk dengan menghasilkan 42 poin, 13 kemenangan, 3 seri, empat kekalahan, 33 kartu kuning dan 1 kartu merah. Dari 33 kartu kuning delapan di antaranya atau 4,1 persen dikoleksi oleh satu nama. Siapa dia?

Jika sebutan ‘bad boy’ diukur dari pengoleksi kartu terbanyak, predikat itu layak dialamatkan pada Welly Siagian. Hingga akhir putaran 16 besar, pemain yang menempati pos wingback itu sudah mengantongi delapan kartu kuning, terbanyak di antara penggawa PSIS lainnya.

Sepanjang musim ini, pelatih Eko Riyadi memang mempercayakan satu tempat di lini belakang buat Welly Siagian. Sebagai fullback, pemain berdarah Batak ini tak hanya lugas menggalang pertahanan, tapi juga cukup berani membantu serangan dari sisi sayap. Jika dalam kondisi fit, Welly selalu menjadi pilihan utama bersama Taufik Hidayat untuk mengawal pos bek sayap Mahesa Jenar.

Dengan karakter keras dan lugas yang dia miliki, maka sudah sewajarnya jika Welly menjadi langganan kartu. Dari 11 penampilan, dengan mengoleksi 970 menit, eks PSCS itu sudah mengantongi delapan kartu! Artinya, tiap 121,25 menit, Welly diganjar kartu. Akibatnya, dia sudah melewatkan tiga pertandingan PSIS karena hukuman akumulasi kartu, yaitu saat menjamu Persis, tandang ke Rembang dan meladeni Persikabo di Jatidiri.

Di bawah Welly, ada dua ekspatriat, Ronald Fagundez dan Julio Alcorse sebagai penyumbang kartu terbanyak. Keduanya sama-sama sudah mengantongi lima kartu kuning. Setelahnya, ada Safrudin Tahar, dengan total empat kartu dan Fauzan Fajri (3). Sedangkan Edyanto, Anam Sahrul, dan Catur Adi, masing-masing menyumbang dua kartu. Selanjutnya, Taufik Hidayat dan Hari Nur yang baru mengoleksi satu kartu kuning.

Satu-satunya kartu merah merupakan ‘donasi’ dari Anam Sahrul. Palang pintu PSIS itu diusir pengadil usai mengantongi dua kartu kuning saat meladeni PSCS di Cilacap, Selasa (16/9) silam.

Menariknya, di antara pemain reguler Mahesa Jenar, terselip nama Andi Rohmad yang belum sekalipun mengantongi kartu. Padahal, perannya sebagai ball winning midfielder kerap memaksanya untuk bermain keras. Tak jarang eks Persijap ini harus beduel dengan gelandang-gelandang lawan untuk memenangi pertarungan di lini vital. Selain Andi, Franky Mahendra juga belum pernah diganjar kartu.

Namun, Welly dkk tentunya tak asal tebas hingga mereka harus dihadiahi kartu. Hukuman itu merupakan salah satu konsekuensi yang harus diterima di tengah usaha untuk memenangi sebuah pertandingan. (*)

Statistik Kartu Kuning PSIS

Pemain                                   Pertandingan             Kartu

1.Welly Siagian                                  11                                8

2.Ronald Fagundez                          17                                5

3.Julio Alcorse                                  16                                5

4.Safrudin Tahar                              16                                4

5.Fauzan Fajri                                   17                                3

6.Edyanto                                          17                                2

7.Catur Adi                                        14                                2

8.Anam Sahrul                                 12                                2

9.Taufik Hidayat                              18                                1

10.Hari Nur                                      20                                1