Home > METRO BERITA > Sosialita > Imam Santoso: Kampanyekan Olahraga Lari sebagai Gaya Hidup

Imam Santoso: Kampanyekan Olahraga Lari sebagai Gaya Hidup

image
Imam Santoso. Foto Metrosemarang/Ade Lukmono

SETIAP Kamis malam mulai pukul 19.00, biasanya jalanan Kota Semarang diramaikan puluhan, bahkan ratusan pelari yang tergabung dalam komunitas Semarang Runners. Dialah Imam Santosa, yang merupakan satu dari beberapa penggagas berdirinya komunitas ini pada Agustus 2012 lalu.

Business Manager Semarang International School ini mengatakan, dalam satu pekan, dia mengagendakan dua event rutin, yakni Playon Kemis Bengi (PKB) yang dimulai pukul 19.00 WIB dan Playon Minggu Isuk (PMI) yang dimulai pukul 05.30 WIB.

Ajakan Imam kepada masyarakat Semarang terhitung sukses. Tercatat lebih dari 1.500 orang mengikuti akun twitter Semarang Runners. Namun, yang mengikuti kegiatan rutin mingguan biasanya berkisar 150an pelari.

“Kami ingin mengenalkan olahraga lari sebagai olahraga yang mudah dan murah. Selain itu, lari bisa dilakukan kapan saja, sendiri maupun bersama-sama. Yang terpenting, lari bisa menjadi gaya hidup orang Semarang,” kata Imam saat ditemui metrosemarang.com, Rabu (15/10).

Untuk menghindari kebosanan, dia juga mencari lokasi yang berbeda ketika berlari. Imam bersama komunitasnya pernah berlari hutan dan pegunungan agar pelari bisa berolahraga sekaligus menikmati pemandangan.

Dia memaparkan beberapa hal yang harus diperhatikan ketika melakukan lari di malam hari, di antaranya berlari melawan arus lalu lintas. “Selain itu, sebaiknya gunakan pakaian cerah dan alat bantu penerangan agar bisa terlihat orang lain atau kendaraan yang melintas,” terang dia. (ade)