Home > METRO BERITA > Imbas Kebakaran TPA, Pemulung Terpaksa Ngutang

Imbas Kebakaran TPA, Pemulung Terpaksa Ngutang

Kondisi TPA Jatibarang setelah kebakaran. Asap masih mengepul (24/9). (foto: yas/Metro)
Kondisi TPA Jatibarang setelah kebakaran. Asap masih mengepul (24/9). (foto: yas/Metro)

SEMARANG – Pasca terbakarnya puluhan ton sampah di kompleks TPA Jatibarang, Selasa (23/9) lalu, puluhan pemulung yang kebingungan terpaksa mencari utangan untuk memenuhi kebutuhan hidup sementara.

Pasalnya, hasil memulung yang mereka kumpulkan selama dua minggu terakhir ikut dilalap si jago merah saat kebakaran terjadi. “Bingung mau gimana, akhirnya terpaksa ngutang sama tengkulak, ” tutur Nurul Noviani (20), warga Purwodadi yang biasa memulung di kawasan tersebut, Rabu (24/9) siang.

Ibu satu anak itu mengatakan, tidak hanya dia yang terpaksa berhutang kepada tengkulak untuk memenuhi biaya hidup, hampir sebagaian besar pemulung di kawasan tersebut juga melakukan hal yang sama .

Biasanya dalam sehari memulung saja, Nurul mengaku bisa mengumpulkan hampir 20kg sampah plastik. Ia memperkirakan kerugian yang dideritanya dari 2 minggu memulung hampir mencapai 800ribu Rupiah. “Kebakaran kayak gini dulu juga pernah terjadi, namun tidak separah sekarang, ” tandas Nurul. (Yas)