Home > METRO BERITA > METRO BISNIS > Industri Fashion Semarang Didorong Go Internasional

Industri Fashion Semarang Didorong Go Internasional

METROSEMARANG.COM – Sebanyak 76 peserta mengikuti pameran Semarang Industri Fashion (SIF) Kota Semarang. Diharapkan mulalui kegiatan ini industri fashion di Kota Semarang bisa menggeliat dan eksis.

Ilustrasi  Foto: metrosemarang.com/dok
Ilustrasi
Foto: metrosemarang.com/dok

Acara digelar Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Semarang ini di Balairung Room UTC Hotel Semarang Jalan Kelud Raya No 2 Sampangan, 1-3 Desember. SIF merupakan acara up market designer yang memiliki konsep urban lifestyle.

Berbagai produk dari para designer, IKM Batik, cluster craft, sepatu dan cluster tas dipamerkan pada kegiatan ini. Bertemunya beberapa komunitas dalam satu event ini diharapkan mampu berkolaborasi dengan apik sehingga menghasilkan produk terbaik.

Selain fashion parade, pameran menampilkan berbagai kegiatan. Antara lain lomba design baju pesta batik Semarang, pelatihan design batik, sarung is my new denim, dan fashion show kebaya nusantara.

Fashion show  menampilkan karya designer kondang  seperti  Ina Priyono, Inge Chu, Christine Wibisono, Elkana Goenawan, Pinky Hendarto, Agustienna Siswanto, Fenny Chen, David Yan, Evelyn Laurang, Widya Andhika, Sudarna Suwarsa, Soese Asmadhi.

Kepala Disperindag Kota Semarang, Nurjanah mengklaim industri fashion di Kota Semarang mulai menggeliat. Berbagai macam modenya dan bergerak mengikuti tren. Pihaknya memberikan fasilitasi promosi dan kebijakan yang mendukung pelaku industri fashion.

”Adanya kebijakan-kebijakan yang memihak bagi pelaku industri fashion diharapkan dapat menjadi rangsangan bagi tumbuhnya industri ini di ranah global atau internasional,” katanya, Kamis (1/12).

Sementara Dekranasda berharap para perajin semangat dalam meningkatkan kualitas produksinya. Sehingga Kota Semarang semakin dikenal dengan berbagai kerajinan yang ada. (duh)

Tinggalkan Balasan