Home > METRO BERITA > KULINER > Inilah 10 Keajaiban Semarang yang Wajib Anda Kunjungi

Inilah 10 Keajaiban Semarang yang Wajib Anda Kunjungi

Kawasan Kota Lama, salah satu tempat yang wajib Anda kunjungi di Semarang. Foto Metrosemarang/MS-01
Kawasan Kota Lama, salah satu tempat yang wajib Anda kunjungi di Semarang. Foto Metrosemarang/MS-01

SEMARANG menyimpan sejumlah tempat wisata elok yang tak kalah dengan kota-kota besar lain. Tak ada satu pun tempat wisata di kota ini yang masuk ‘7 Wonders of the World’, tapi Semarang tetap punya daya tarik dengan bangunan-bangunan bersejarah yang sayang untuk diabaikan saat Anda menginjakkan kaki di Kota ATLAS. Berikut ini 10 Keajaiban Semarang yang wajib Anda kunjungi.

1. Lawang Sewu

Bangunan yang pernah digunakan sebagai kantor pusat kereta api di era Belanda atau lebih atau lebih dikenal dengan Nederlandsch Indische Spoorweg Maschaappij (NIS) ini terletak di kompleks Tugu Muda. Sesuai namanya, di sini Anda bakal menemukan pintu-pintu yang sangat banyak dan menyimpan sejuta kisah mistis. Bangunan karya arsitek Belanda Prof. Jacob F. Klinkhamer dan B.J Queendag dibangun tahun 1903, kemudian diresmikan pada tanggal 1 juli 1907.

2. Pagoda Avalokitesvara Buddhagaya Watugong

Pagoda Avalokitesbara terdapat di dalam kompleks Vihara Buddhagaya Watugong yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan, Banyumanik, Semarang, tepat di depan Makodam IV Diponegoro. Lokasinya yang tepat di pinggir jalur utama Semarang-Solo/Yogyakarta menjadikannya mudah diakses dari mana saja. Kalau dari pusat kota, Anda bisa mencapainya dalam waktu sekitar 30 menit.

Buddhagaya merupakan vihara pertama dalam penyebaran agama Budha di Pulau Jawa, setelah kejatuhan Kerajaan Majapahit. Ajaran Budha di Watugong dibawa biku asal Srilangka, Narada. Pada 1934, Narada datang ke Indonesia membawa dua pohon bodhi (dalam agama Budha, pohon ini dipercaya sebagai tempat Sang Buddha Gautama bersemedi dan memperoleh pencerahan). Keduanya ditanam di kawasan Borobudur.

Vihara Buddhagaya buka setiap hari mulai pukul 7 pagi hingga 21.00. Jika ingin masuk, Anda harus menggunakan pakaian rapi dan berbicara dengan sopan. Setiap hari vihara dikunjungi wisatawan baik dalam maupun luar negeri.