Home > METRO BERITA > Ini Masalah yang Dipersoalkan Fadli Zon

Ini Masalah yang Dipersoalkan Fadli Zon

Ilustrasi
Ilustrasi

SEMARANG- Laporan pencemaran nama baik Wakil Ketua DPR Fadli Zon bermula karena Fadli mempersoalkan diksi “bagi-bagi uang” dalam berita yang dibuat Raka F Pujangga di Tribunnews.

Pemred Tribun Jateng Musyafi mengatakan, Fadli tidak merasa membagi-bagi uang, sedangkan wartawan di lokasi melihatnya demikian.

“Tapi memang kejadiannya begitu, tidak ada diksi lain untuk menyebut kegiatan memberi uang pada orang lebih dari satu. Yang diberi lebih dari satu, uang yang diberikan lebih dari satu lembar,” katanya.

Kasus bermula saat Fadli Zon kampanye Pilpres di Pasar Bulu Kota Semarang, 2 Juli lalu. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu datang bersama sejumlah pedangdut, di antaranya Evie Tamala. Saat itu wartawan melihat Fadli membagi-bagikan uang pecahan Rp 50 ribu kepada warga. Kejadian itu pun ditulis sebagai berita oleh banyak media, tidak hanya Tribun Jateng dan Tribunnews.

Ketua KP2KKN Ronny Maryanto yang mengetahui berita itu kemudian melapor ke Panwaslu Kota Semarang atas dugaan money politic.

Namun Fadli Zon tak terima atas pemberitaan itu dan melaporkan empat orang ke Mabes Polri. Selain Raka, ada Ketua KP2KKN Jateng Ronny Maryanto, Hasanudin Acu editor Tribunnewss, dan Direktur Tribunnews Herman Darmo.

Menurut Musyafi, kegiatan memberikan uang bisa saja ditulis dengan kata “sedekah”. Tapi hal itu menurutnya tidak netral. “Masak kami mau menulis pakai diksi ‘sedekah’, tidak netral dong,” katanya.(MS-08)