Ini Ungkapan Para Jomblo soal Valentine

anjar
Anjar Dewangga

 

SEMARANG – Ternyata hari kasih sayang sedunia atau Valentine tak selamanya menjadi hari yang paling dinanti. Bagaimana tidak, untuk seseorang yang sedang patah hati, hari tersebut justru menjadi salah satu hari terburuk yang enggan dinanti.

Seperti halnya yang dirasakan Anjar Dewangga (25), ia mengaku justru biasa saja dalam menyambut hari yang jatuh di tanggal 14 Februari kalender Masehi tersebut. Menurutnya hari tersebut hanya identik dengan seorang pasangan yang sedang memadu kasih.

“Malam Valentine bukan untuk seorang pecundang yang patah hati,” kata Anjar saat ditemui metrosemarang.com, Sabtu (14/2).

Kendati demikian, pemuda yang tengah merintis bisnis di bidang kuliner tersebut mengaku hari Valentine bukan akhir dari segalanya. Menurutnya masih banyak waktu yang bisa diluangkan hanya untuk membuat diri sendiri merasa bahagia. “Masih ada teman untuk berbagi, mungkin tahun depan ditanggal yang sama akan ada yang di sampingku malam ini,” imbuhnya.

Hal berbeda justru diungkapkan Sunu D Wibiakso (24). Mahasiswa hukum Universitas Semarang tersebut justru menganggap hari Valentine adalah salah hari yang harus dihormati karena merupakan salah satu hari yang berkesan bagi jutaan orang.

“Valentine adalah sebuah perayaan yang dimaksud untuk mengingatkan kita manusia agar saling mengasihi dalam kondisi apapun di era modern ini,” tandasnya. (yas)