Home > METRO BERITA > METRO SPORT > Inilah Rekor Gol Bunuh Diri Terbanyak Sepanjang Masa

Inilah Rekor Gol Bunuh Diri Terbanyak Sepanjang Masa

PSS vs PSIS yang berakhir dengan drama lima gol bunuh diri. Foto Metrosemarang/dok liga indonesia
PSS vs PSIS yang berakhir dengan drama lima gol bunuh diri. Foto Metrosemarang/dok liga indonesia

SEMARANG – Parade gol bunuh diri yang mewarnai pertandingan PSS Sleman vs PSIS Semarang menjadi noda sepakbola nasional. Lima gol yang dihasilkan merupakan kreasi pemain masing-masing tim ke gawangnya sendiri dan membuat skor akhir 3-2 untuk kemenangan PSS.

Lima gol bunuh diri dalam satu pertandingan tersebut menghasilkan kecaman buat kedua tim yang sama-sama sudah menggenggam tiket semifinal Divisi Utama. Ternyata, pentagol bunuh diri yang tercipta di Stadion Sasana Krida Kompleks AAU Adi Sucipto itu bukanlah yang terbanyak dalam sejarah sepakbola.

Seperti dilansir Guardian, pada bulan Oktober 2002 tercipta ratusan gol bunuh diri di liga Madagaskar. AS Adema mencukur Stade Olympique L’Emyrne dengan skor 149-0! Uniknya, 149 gol itu semuanya dicetak pemain SOL, sebagai protes atas kepemimpinan wasit di laga sebelumnya.

Saat bertemu Domoina Soavina Atsimondrano (DSA), SOL harus puas berbagi angka 2-2. Gol penyama yang dibuat DSA terjadi di menit akhir pertandingan setelah wasit menghadiahi tendangan penalti. Sebagai bentuk protes tersebut, pemain SOL membuat 149 gol bunuh diri saat mereka bertemu AS Adema. Dalam pertandingan itu, pemain-pemain Adema tak sekalipun mendapat kesempatan memegang bola. Empat pemain SOL dijatuhi sanksi oleh federasi sepakbola Madagaskar, yakni kapten Mamisoa Razafindrakoto , kiper Dominique Rakotonandrasana, Manitra Andrianaina dan Rakotoarimanana Tolojanahary.

Pada Februari 2014, skandal pengaturan skor kembali mencoreng sepakbola Italia. Delapan gol bunuh diri tercipta hanya dalam waktu 10 menit ketika Bagheria kalah 3-14 dari Borgata Terrenove dalam pertandingan Coppa Sicilia yang melibatkan tiga tim. Pemain-pemain Bagheria sengaja membobol gawangnya sendiri untuk menyingkirkan Partinicaudace. “Kapten mereka (Bagheria) mengatakan kepada saya mereka lebih suka kami untuk lolos ketimbang Partinicaudace,” kata pelatih Borgata Ignazio Chianetta, seperti dikutip Mirror.

Tapi, jika ada pemain yang paling sering menjebol gawang sendiri dalam satu pertandingan, dia adalah Stan van den Buys. Bek Germenal Ekeren itu memborong tiga gol bunuh diri saat timnya takluk 2-3 dari Anderlecht dalam lanjutan liga Belgia, Januari 1995 silam. (*)